BERITA UTAMA

Mobil Gran Max Terjun ke Jurang Sedalam 20 Meter, Sopir dan 2 Penumpang Terluka

×

Mobil Gran Max Terjun ke Jurang Sedalam 20 Meter, Sopir dan 2 Penumpang Terluka

Sebarkan artikel ini
MASUK JUANG— Personel Satlantas Polres Limapuluh Kota mendatangi lokasi mobil Gran Max masuk jurang.

LIMAPULUHKOTA, METROMobil pikap Daihatsu Gran Max dengan nomor polisi BA 8024 CAA terjun ke jurang sedalam sekitar 20 meter di Jalan Lintas Sumbar–Riau KM 28, tepatnya di kawasan Kelok 17 Jorong Hulu Air, Kenagarian Harau, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota.

Beruntung, insiden kecelakaan tunggal ini tidak menimbulkan korban jiwa. Pasalnya sopir dan dua penumpang berhasil selamat meski mengalami luka-luka. Para korban selanjutnya dibawa oleh warga ke Puskemas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Kasat Lantas Polres Limapuluh Kota, Iptu Zarwiko Irzal, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa kendaraan datang dari arah Pekanbaru menuju Payakumbuh sebelum akhirnya mengalami kecelakaan di lokasi yang dikenal memiliki tikungan tajam dan medan yang cukup berbahaya.

“Benar, telah terjadi kecelakaan tunggal sebuah mobil Daihatsu Gran Max di Jalan Lintas Sumbar–Riau KM 28, tepatnya di Jorong Hulu Air, Kenagarian Harau. Kendaraan kehilangan kendali saat melewati jalan yang menikung dan masuk ke dalam jurang dengan perkiraan kedalaman sekitar 20 meter,” kata Iptu Zarwiko Irzal,  Minggu (26/4).

Baca Juga  Positif Berambah 241, Sembuh 210 dan 3 Meninggal

Dijelaskan Iptu Zarwiko Irzal, berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi,  mobil tersebut dikemudikan oleh Raflis (55), warga Jorong Panang, Kenagarian Tanjung Balik, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota. Saat kejadian, Raflis membawa dua orang penumpang, yakni Nur Hayati (38) dan Muhammad Akbar (5).

“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kondisi jalan di lokasi kejadian berupa jalan aspal dengan pandangan terbatas, arus lalu lintas ramai, dan permukaan jalan dalam kondisi kering. Saat kendaraan melintasi tikungan, pengemudi diduga tidak mampu mengendalikan laju kendaraan sehingga mobil keluar jalur dan jatuh ke jurang,” jelas Iptu Zarwiko.

Iptu Zarwiko menambahkan, akibat kejadian itu, ketiga penumpang mengalami luka ringan dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Tanjung Pati untuk mendapatkan perawatan medis. Pengemudi, Raflis, mengalami luka lebam pada bagian kepala.

“ Sementara penumpang Nur Hayati mengalami luka lebam di kepala serta nyeri di bagian pinggang. Sedangkan Muhammad Akbar mengalami luka lecet pada bahu sebelah kiri. orban seluruhnya mengalami luka ringan dan telah dibawa ke Puskesmas Tanjung Pati untuk mendapat penanganan medis,” terang Kasat Lantas.

Baca Juga  Nongkrong di Warung Kopi, Pemuda Sungai Buluah Kepergok Main Judi Slot

Selain menimbulkan korban luka, kata Iptu Zarwiko, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada bagian depan mobil. Kerugian materi akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp3 juta

“Usai menerima laporan, personel Satlantas Polres Limapuluh Kota langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi, melakukan pengukuran, serta mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan,” tutur dia.

Iptu Zarwiko mengimbau para pengendara yang melintasi ruas Jalan Lintas Sumbar–Riau, khususnya kawasan Kelok 17 Harau, agar meningkatkan kewaspadaan. Kondisi jalan yang berkelok, pandangan terbatas, dan lalu lintas yang ramai menjadi faktor yang berpotensi memicu kecelakaan apabila pengendara kurang berhati-hati.

“Kami mengimbau pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama saat melintasi jalur rawan seperti Kelok 17. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan kurangi kecepatan saat memasuki tikungan,” tutupnya. (*)