METRO PADANG

Misteri “Pocong Begal” Ketuk Pintu Rumah Warga di Kurao Pagang,  Modus Rampok Baru atau Cuma Konten AI?

×

Misteri “Pocong Begal” Ketuk Pintu Rumah Warga di Kurao Pagang,  Modus Rampok Baru atau Cuma Konten AI?

Sebarkan artikel ini
Chandra Eka Putra, S.IP., M.Si, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang,

PADANG, METRO—Viral Isu mistis “pocong begal” bersenjata tajam yang dikabarkan melanda kawasan Kurao Pagang kini memicu respons taktis dari Satpol PP Kota Padang demi meredam keresahan massal.

Jagat maya dan grup percakapan WhatsApp warga Kota Padang baru-baru ini digemparkan oleh kabar spesifik mengenai kemunculan sosok menyerupai pocong di wilayah Kurao Pagang, Kelurahan Kuranji.

Berdasarkan narasi yang viral dari mulut ke mulut, sosok tersebut tidak sekadar menakuti, melainkan bertindak ekstrem dengan memukul pintu rumah warga pada malam hari sembari membawa senjata tajam.

Isu yang berkembang menyebutkan fenomena ini merupakan modus operandi baru untuk merampok seisi rumah saat korban membukakan pintu. Namun, investigasi di lapangan menegaskan belum ada bukti otentik, saksi mata pasti, maupun laporan resmi yang membenarkan kejadian di Kurao Pagang tersebut.

Menyikapi keresahan di Kurao Pagang dan sekitarnya, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, Chandra Eka Putra, S.IP., M.Si, langsung mengeluarkan imbauan resmi. Pihaknya meminta masyarakat untuk tetap berpikir rasional dan tidak terjebak dalam kepanikan kolektif.

Baca Juga  Sampah Sering Tercecer di Jalan, Bak Truk Pengangkut Sampah Ditutupi Terpal

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap te­nang dan tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Jika memang menemukan hal demikian, warga diminta untuk tidak melakukan inisiatif sendiri, tetapi se­gera laporkan kepada apa­rat berwenang atau petugas terdekat untuk ditindaklanjuti,” tegas Chandra dalam keterangan resminya, kemarin.

Guna menjamin rasa aman dan mengantisipasi potensi kriminalitas nyata yang memanfaatkan isu hoaks ini, Satpol PP Kota Padang mengambil langkah preventif dengan memaksimalkan program keamanan andalan mereka, Dubalang Kota.

Pengawasan di tingkat akar rumput kini diperketat dengan fokus sebagai berikut, peningkatan patroli malam dengan mengintensifkan pengawasan di area pemukiman padat penduduk, khususnya di titik rawan seperti wilayah Kuaro Pagang.

Kemudian, me­ngin­struk­sikan Satpol PP yang bertugas di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk meningkatkan respons terhadap isu yang be­r­kembang.

“Kita mengajak elemen masyarakat menya­ring kabar secara bijak guna memutus rantai kepanikan,” imbau Chandra.

Baca Juga  Tenaga Medis RS Ikut Terpapar Corona

Chandra menegaskan bahwa menjaga ketertiban kota adalah tanggung ja­wab bersama. Kerja sama masyarakat dalam menyampaikan informasi yang benar sangat krusial agar situasi di Kota Padang tetap aman dan kondusif.

Seperti diketahui, belakangan, kemunculan sosok pocong yang dikaitkan de­ngan aksi teror belakangan menghebohkan sejumlah daerah di Indonesia. Mulai dari Surabaya, Palembang, Kutai Barat, hingga Bang­kalan. Berbagai foto dan video yang beredar di media sosial memicu ketakutan sekaligus spekulasi di tengah masyarakat.

Namun, hasil penelusuran aparat kepolisian menunjukkan bahwa sebagian besar fenomena tersebut tidak pernah benar-benar terjadi. Ada yang hanya dibuat demi konten media sosial, ada pula yang ternyata merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Kabar kemunculan pocong bersenjata juga beredar di kawasan Penjara Kalisosok, Kecamatan Bubutan, Surabaya. Dalam foto yang tersebar, tampak sosok menyerupai pocong berbalut kain putih berdiri di tikungan jalan sambil membawa benda yang menyerupai senjata tajam. (oza)