AGAM, METRO–Benni Warlis, menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Keluarga Luhak Agam (IKLA) Riau yang genap berusia 25 tahun. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Syukuran Milad Perak IKLA Riau yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah di Pekanbaru, Minggu (19/4).
Dalam sambutannya, Benni menilai perjalanan seperempat abad IKLA Riau menjadi bukti nyata kekompakan serta peran aktif perantau asal Agam dalam menjaga silaturahmi dan melestarikan adat Minangkabau di tanah rantau.
“Usia perak ini bukan perjalanan singkat. IKLA telah menjadi wadah pemersatu yang mempererat hubungan kekeluargaan serta menjaga jati diri urang awak,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan rasa bangga terhadap masyarakat Luhak Agam di Riau yang dinilai sukses di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, TNI/Polri hingga dunia usaha. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan falsafah hidup perantau Minangkabau, “dima bumi dipijak, disinan langik dijunjuang.”
Momentum Halal Bihalal, lanjutnya, menjadi ajang penting untuk mempererat ukhuwah, saling memaafkan, serta memperkuat kebersamaan antara perantau dan kampung halaman.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga memaparkan kondisi terkini Kabupaten Agam pascabencana hidrometeorologi yang menimbulkan kerusakan cukup besar, dengan estimasi kerugian mencapai lebih dari Rp4 triliun. Saat ini, pemerintah daerah tengah memfokuskan upaya pada pemulihan infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, serta pembangunan hunian bagi warga terdampak.
“Kami terus berupaya mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, swasta, dan tentunya para perantau, untuk membantu pemulihan daerah,” jelasnya.
Ia pun mengajak keluarga besar IKLA Riau untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah, baik melalui dukungan moral, jejaring, maupun kontribusi nyata.
Selain itu, Benni turut memaparkan sejumlah program unggulan Pemkab Agam, seperti “Bangkik Dari Surau”, penguatan UMKM, pengembangan sektor pariwisata, hingga penciptaan 1.000 wirausaha muda. Berbagai capaian di tingkat provinsi dan nasional juga telah diraih sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendorong kemajuan daerah.
Di akhir sambutannya, ia berharap IKLA Riau dapat terus menjadi penghubung antara ranah dan rantau, sekaligus menjaga kelestarian adat dan budaya Minangkabau, khususnya bagi generasi muda di perantauan.
“Semoga IKLA Riau semakin maju, solid, dan terus memberikan manfaat bagi anggota maupun kampung halaman,” tutupnya. (pry)






