PADANG, METRO—Pemerintah Kota Padang mulai mematangkan persiapan untuk menyambut Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357. Guna menyemarakkan momentum bersejarah tersebut, Wali Kota Padang, H. Fadly Amran, BBA., secara khusus meminta dukungan dari Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) II Padang untuk mendatangkan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) ke Ibu Kota Provinsi Sumatra Barat.
Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Fadly Amran saat melakukan kunjungan kerja resmi ke Markas Komando (Mako) Kodaeral II Padang pada Senin (20/7). Kedatangan orang nomor satu di Padang beserta jajaran stafnya disambut hangat oleh Komandan Kodaeral II Padang, Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung, yang didampingi oleh para pejabat utama Kodaeral II.
Dankodaeral II Padang, Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung, melalui Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Kodaeral II, Letkol (P) Rizaldy, menjelaskan bahwa kunjungan ini memegang peranan penting dalam memperkuat hubungan antarinstansi di tingkat daerah.
“Kegiatan kunjungan kerja ini adalah dalam rangka saling mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan sinergitas maupun soliditas kedua belah pihak dalam membangun Kota Padang, khususnya masyarakat dan industri jasa maritim yang ada di wilayah Kota Padang agar senantiasa aman dan maju dari waktu ke waktu,” ungkap Letkol (P) Rizaldy kepada POSMETRO, Selasa (21/7).
Selain mempererat silaturahmi, agenda utama Wali Kota Padang dalam pertemuan tersebut adalah memohon dukungan operasional berupa kehadiran KRI, sekaligus dukungan doa agar seluruh rangkaian perayaan HUT Kota Padang dapat berjalan dengan baik, sukses, aman, dan lancar.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diisi dengan dialog intensif mengenai berbagai program strategis daerah. Pembahasan tidak hanya berfokus pada agenda seremonial ulang tahun kota, tetapi juga menyentuh aspek pembangunan jangka panjang.
“Mulai masalah pembangunan Kota Padang, industri, dan pembangunan maritim, serta minta dukungan untuk HJK mendatangkan KRI,” ujar Rizaldy merincikan topik pembicaraan antara Dankodaeral II dan Wali Kota Padang.
Kendati demikian, pihak Kodaeral II belum dapat memberikan keputusan final terkait kepastian merapatnya kapal perang tersebut ke perairan Padang pada agustus mendatang.
“Untuk kedatangan KRI kita belum bisa memberikan kepastian, berapa jumlah dan kapan datangnya. Yang jelas, Wako Fadly Amran sudah dialog dengan Dankodaeral Laksamana Muda TNI Saripunan Tanjung,” tambah Rizaldy.
Keterlibatan TNI Angkatan Laut dalam perayaan hari jadi Kota Padang sejatinya bukan hal baru. Rizaldy menyebutkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Kodaeral II atau TNI AL selalu terlibat langsung menghibur masyarakat lokal dengan memboyong KRI beserta para taruna-taruni terbaiknya.
Sebagai catatan, pada perayaan HJK Padang ke-356 tahun 2025 lalu, Kodaeral II sukses mendatangkan kapal layar latih legendaris, KRI Bima Suci. Kehadiran kapal tersebut membawa rombongan Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) yang sukses memukau warga Kota Bingkuang melalui penampilan parade drumband Genderang Suling (GS) Gita Jala Taruna di sepanjang jalan protokol kota.
Penampilan penuh semangat dari para calon perwira TNI AL tersebut, menurut Rizaldy, merupakan wujud nyata dari semangat persatuan dan kesatuan yang dijunjung tinggi oleh para taruna dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya kepada masyarakat. Pihak Pemko Padang berharap kemeriahan serupa—bahkan lebih besar—dapat kembali terulang pada perayaan tahun ini. (ped)






