SOLOK, METRO–Dinas Pertanian dan Pangan Kota Solok terus memperkuat edukasi ketahanan pangan di lingkungan sekolah. Salah satunya melalui pendampingan program hidroponik di SDN 13 Simpang Rimbo, Kota Solok.
Kegiatan bimbingan teknis sekaligus perbaikan sistem hidroponik ini merupakan bagian dari pendampingan berkelanjutan sejak 2024.
Analis Ketahanan Pangan pada Bidang Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Solok, Iin Kurnia, mengatakan bersama tim pihaknya turun untuk memastikan sarana hidroponik berfungsi optimal serta memberikan edukasi kepada warga sekolah.
Dia juga pengenalan pertanian melalui metode hidroponik menjadi langkah strategis dalam menanamkan kesadaran ketahanan pangan sejak dini. “Pangan merupakan kebutuhan dasar. Melalui hidroponik, siswa belajar bahwa keterbatasan lahan bukan menjadi hambatan untuk berproduksi. Ini solusi pertanian modern yang bersih, efisien, dan dapat menghasilkan pangan sehat secara mandiri,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan hidroponik juga memberikan nilai edukatif bagi siswa, seperti melatih disiplin, ketelitian dalam pemberian nutrisi, serta pemahaman terhadap proses pertumbuhan tanaman.
Guru penanggung jawab kegiatan hidroponik, Twenti Nenofti, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang terus diberikan oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kota Solok. “Kami berterima kasih atas dukungan yang konsisten sejak 2024. Bantuan perbaikan dan bimbingan ini sangat membantu, sehingga program hidroponik menjadi salah satu unggulan di sekolah,” katanya.
Sementara itu, Kepala SDN 13 Simpang Rimbo, Hj. Eva Yulia, berharap program ini dapat terus berlanjut. Selain memperindah lingkungan sekolah, hasil panen hidroponik juga dapat dimanfaatkan oleh warga sekolah serta menjadi sarana pembelajaran kewirausahaan bagi siswa. (vko)






