SOLOK, METRO–Guna memantapkan Pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Solok Tahun Anggaran 2025, dilaksanakan Musyawarah perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan. Lurah Koto Panjang Jimmi Muhara, mengatakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kelurahan merupakan penentu pembangunan ke depan. Sebab itu, kualitasnya harus baik. Apa saja yang menjadi urusan dikelurahan akan menjadi dasar pembahasan di musrenbang kecamatan hingga tingkat kota. “Kualitas musrenbang di tingkat kelurahan harus baik. Karena pembangunan berawal dari musrenbang. Tanpa adanya Musrenbang Kelurahan, seluruh proses tidak akan berjalan,” ujarnya.
Proses itu sendiri dimulai dari pra musrenbang dengan membahas apa saja permasalahan diwilayah tersebut. Pembahasan inilah yang nantinya menghasilkan solusi atau usulan masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan musrenbang di tingkat kelurahan tahun ini berbeda dengan tahun tahun sebelumnya. Dimana pada tahun sebelumnya anggaran untuk pelaksanaannya berada pada kecamatan sedangkan untuk tahun ini anggarannya berada pada masing-masing kelurahan.
Jimmi Muhara berharap dengan adanya kegiatan ini pelaksanaan musrenbang dapat berjalan dengan lancar dan berharap agar usulan-usulan dari masyarakat dapat terealisasi. Usulan dalam kegiatan musrenbang ini harus lengkap secara administrasi dan dokumentasi. Karena akan ada perengkingan yang nantinya akan disesuaikan dengan skala prioritasnya.
Musrenbang merupakan wadah untuk masyarakat menyampaikan aspirasi yang akan di tampung oleh Pemerintah Daerah Kota Solok. Dan ini akan dijadikan program dan kegiatan nantinya di Pemerintah Kota Solok. “Musrenbang bukan hanya semata-mata pembangunan secara fisik tapi juga pembangunan sumber daya manusia dan yang paling penting harus memahami bagaimana wilayah sekitar,” ingatnya. (vko)






