AGAM/BUKITTINGGI

Malam Pergantian Tahun, Akses Menuju Jam Gadang Ditutup

×

Malam Pergantian Tahun, Akses Menuju Jam Gadang Ditutup

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI, METRO–Polresta Bukittinggi siap mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 dengan mengerahkan 253 personel gabungan dalam Operasi Lilin Singgalang 2024. Pengamanan ini meliputi wilayah Bukittinggi dan Agam Ti­mur, yang diprediksi akan ramai pengunjung.

Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol Yessi Kurniati, menjelaskan pihaknya telah mendirikan lima pos pengamanan di lokasi-lokasi strategis untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan kenyamanan wisatawan.

“Tiga pos pelayanan kami dirikan di objek wisata utama, yakni Panorama, Kebun Binatang, dan Jam Gadang. Selain itu, ada dua pos pengamanan di Simpang Jambu Air dan Tugu Polwan untuk mengantisipasi kemacetan,” ujar Yessi pada Kamis (26/12).

Baca Juga  Jelang HAN 2023, Forum Anak Kabupaten Agam Rumuskan SAI

Menurut Yessi, pos-pos tersebut akan diisi oleh personel gabungan yang siap memberikan pelayanan dan pengamanan selama periode liburan. Pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional, tergantung kondisi di lapangan.

Kasatlantas Polresta Bukittinggi, AKP Muhammad Irsyad, menambahkan bahwa khusus pada malam pergantian tahun, akses menuju kawasan Jam Gadang akan ditutup mulai pukul 17.00 WIB. Penutupan ini bertujuan untuk mengantisipasi ke­macetan di pusat kota yang biasanya dipadati wisa­tawan.

“Penutupan akses me­nuju Jam Gadang akan dilakukan secara situasional. Personel akan dikerahkan untuk menjaga ketertiban lalu lintas dan memastikan keselamatan pengunjung,” kata Irsyad.

Baca Juga  Ranperda RPJMD Kabupaten Agam Disahkan jadi Perda

Bukittinggi, Destinasi Favorit Libur Tahun Baru

Kota Bukittinggi dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Sumatera Barat. Setiap akhir tahun, kawasan Jam Gadang menjadi pusat perayaan pergantian tahun yang selalu diramaikan oleh ribuan pengunjung dari berbagai daerah.

Polresta Bukittinggi me­ngimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga ketertiban selama perayaan Nataru. Dukungan dan kerja sama dari semua pihak diharapkan dapat menciptakan suasana aman dan nyaman bagi seluruh wisa­tawan. (pry)