REAL MADRID harus menelan kekalahan tipis 1-2 dari Bayern Munich pada leg pertama perempat final Liga Champions UEFA di Stadion Santiago Bernabéu, Rabu (8/4) dini hari WIB. Hasil ini membuat langkah Los Merengues menuju semifinal menjadi lebih berat.
Tim tamu tampil lebih efektif sepanjang pertandingan. Bayern membuka keunggulan pada menit ke-41 melalui gol Luis Díaz yang memanfaatkan umpan terobosan hasil kombinasi Serge Gnabry dan Harry Kane.
Gol tersebut sempat memicu protes pemain Madrid karena dugaan handball dalam prosesnya. Namun, wasit Michael Oliver tetap mengesahkan gol tersebut. Mantan wasit Spanyol, Iturralde González, menilai keputusan itu tepat.
“Bola memang mengenai tangan, tetapi tidak disengaja dan posisinya dekat dengan badan,” ujarnya.
Memasuki babak kedua, Bayern langsung menggandakan keunggulan saat laga baru berjalan satu menit. Kali ini, Kane sukses mencetak gol usai menerima umpan pendek dari Michael Olise.
Madrid yang tertinggal dua gol berusaha bangkit. Upaya tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-74 lewat aksi Kylian Mbappé yang memperkecil kedudukan menjadi 1-2.
Di penghujung laga, kontroversi kembali muncul saat Olise terjatuh di kotak penalti setelah kontak dengan bek Madrid. Namun, wasit tidak memberikan penalti dan VAR juga tidak melakukan intervensi. Mantan wasit Jerman, Lutz Wagner, menyebut keputusan tersebut masih konsisten.
“Ia membiarkan beberapa kontak serupa, sehingga keputusan ini masih sejalan dengan pendekatannya,” katanya.
Meski kalah, peluang Madrid belum tertutup. Mereka masih memiliki kesempatan membalikkan keadaan pada leg kedua di markas Bayern pekan depan.
Sementara itu, pelatih Bayern, Vincent Kompany, mengaku puas dengan kemenangan timnya di Bernabéu.
“Saya tidak merasa kami membiarkan Real Madrid lolos begitu saja. Saya senang dengan hasil ini. Ini kemenangan, dan menang di Bernabeu selalu penting,” ujar Kompany.
Ia juga menegaskan bahwa duel belum berakhir dan timnya harus tetap waspada menghadapi kekuatan Madrid.
“Kami menghormati kualitas Real Madrid karena mereka sangat berbahaya, tetapi kami juga demikian. Kami akan mencoba menang lagi di Munich. Saya tahu duel ini belum selesai,” tegasnya.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Bayern jelang leg kedua, meski agregat tipis membuat persaingan masih terbuka lebar. (*/rom)






