PADANG, METRO–Kabag Umum sebagai Inisiator Inovasi RS. Jiwa Prof.HB.Saanin Padang,Wira Firmalinda, SKM,M.I.KOM mengatakan, urusan Inovasi Daerah di kesehatan mengacu kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Provinsi Sumatera Barat, maka sesuai dengan visi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, maka Visi pembangunan jangka menengah daerah Provinsi Sumatera Barat tahun 2025-2029 adalah “Sumatera Barat Madani yang Unggul dan Berkeadilan”.
Dikatakan Wira Firmalinda , untuk mewujudkan visi tersebut, maka misi yang terkait dengan urusan kesehatan adalah Misi ke satu yaitu “Pendidikan yang merata dan Kesehatan yang berkualitas dengan taglinenya: “Gerak Cepat Sumbar Unggul”. Misi ini sudah diselaraskan dengan Asta Cita ke Empat Presiden yang termuat dalam RPJMN 2025–2029
yaitu memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), Sains dan Teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olah raga, kesetaraan gender serta penguatan peran perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas.Laporan keuangan pemerintah sangat penting karena menyediakan informasi yang transparan dan akuntabel mengenai pengelolaan keuangan pemerintah. Hal ini memungkinkan masyarakat untuk memantau kinerja pemerintah, memastikan penggunaan dana publik yang efisien dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dalam kebijakan publik.
Disebutkan, laporan persediaan barang pemerintah sangat penting karena membantu instansi pemerintah dalam mengelola aset secara efisien, transparan dan akuntabel. “Laporan ini memberikan informasi mengenai jumlah,jenis, dan kondisi persediaan barang yang mendukung pengambilan keputusan, mencegah pemborosan, serta memastikan ketersediaan barang untuk operasional sehari hari dan pelayanan. Tujuan pembuatan laporan persediaan adalah untuk memenuhi standar akuntansi, menyediakan informasi yang akurat dan mendukung pengambilan keputusan,” jelas Wira Firmalinda.
Kemudian kata Wira Firmalinda, lLaporan persediaan barang adalah instrument penting dalam manajemen aset, laporan ini tidak hanya memberikan informasi mengenai persediaan, tetapi juga mendukung efisiensi operasional, akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan pemerintah. “Maka diperlukan sebuah upaya untuk meningkatkan pengelolaan persedian di RS. Jiwa Prof.HB.Saanin Padang,” tegasnya.
Adapun rencana aksi perubahan kualitas pelayanan publik akan dilakukan yaitu “P3SAN SOP IGA” pada RS. Jiwa Prof.HB. Saanin Padang Provinsi Sumatera Barat”. Mengacu kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Provinsi Sumatera Barat, maka sesuai dengan visi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, maka Visi pembangunan jangka menengah daerah Provinsi Sumatera Barat tahun 2025-2029 adalah “Sumatera Barat Madani yang Unggul dan Berkeadilan”.
Untuk mewujudkan visi tersebut, maka misi yang terkait dengan Urusan kesehatan adalah Misi ke-1 (satu) yaitu “Pendidikan yang merata dan kesehatan yang berkualitas dengan taglinenya: “Gerak Cepat Sumbar Unggul”. “Misi ini sudah diselaraskan dengan Asta Cita ke Empat Presiden yang termuat dalam RPJMN 2025–2029 yaitu memperkuat Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), Sains dan Teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olah raga, kesetaraan gender serta penguatan peran perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas,’ urai Wira Firmalinda.
Laporan keuangan pemerintah sangat penting karena menyediakan informasi yang transparan dan akuntabel mengenai pengelolaan keuangan pemerintah. “Hal ini memungkinkan masyarakat untuk memantau kinerja pemerintah, memastikan penggunaan dana public yang efisien dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dalam kebijakan publi,” tutup Wira. (ped)






