METRO PADANG

Lampung Timur Belajar Call Center 112 ke Kota Padang

×

Lampung Timur Belajar Call Center 112 ke Kota Padang

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO–Wakil Wali Kota Pa­dang, Maigus Nasir menerima kunjungan rombongan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam rang­ka studi tiru pengelolaan layanan kedaruratan Call Center 112, di Ruang Kerja Wakil Wali Kota, Balai Kota Padang, Aia Pacah, Senin (17/11).

Rombongan terdiri atas unsur pimpinan dan perwakilan berbagai perang­kat daerah yang terkait langsung dengan layanan ke­daruratan Lampung Ti­mur di antaranya, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Satpol PP, serta Tim Teknis Call Center 112.

Maigus Nasir menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Timur yang telah memilih Kota Padang sebagai lokasi pembelajaran. Ia menilai kegiatan ini selaras dengan komitmen Kota Padang dalam meningkatkan kualitas layanan publik, termasuk layanan kedaruratan yang menuntut respon cepat, tepat, dan terintegrasi.

“Pemerintah Kota Pa­dang terbuka untuk berbagi pengalaman terkait pengelolaan Call Center 112, baik dari sisi tata kelola, operasional, maupun koordinasi lintas sektor. Semoga melalui kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur mendapatkan wawasan baru yang ber­manfaat untuk pe­ngem­­bangan layanan da­ru­rat di daerahnya,” ujar Maigus.

Baca Juga  IORA Selesai, Pembenahan Pantai Padang Ditinggalkan

Kegiatan studi tiru ter­sebut difokuskan pada mekanisme pengelolaan serta alur kerja Call Center 112 di Kota Padang. Rombongan mempelajari berbagai aspek seperti sistem komunikasi, tekno­logi pendukung, prosedur pe­nerimaan laporan, serta pola koordinasi antarperangkat daerah, lembaga kedaruratan, dan unit penanganan bencana.

Selain menerima penjelasan teknis, rombongan juga berkesempatan melihat langsung sarana dan prasarana operasional layanan 112. Observasi ini diharapkan memberikan gambaran konkret yang dapat diadaptasi dalam pengembangan layanan serupa di Kabupaten Lampung Timur. (*/ren)