BERITA UTAMA

Lagi, Pelajar Kedapatan Bolos dan Nongrong di Warung

×

Lagi, Pelajar Kedapatan Bolos dan Nongrong di Warung

Sebarkan artikel ini
PELAJAR BOLOS— Lima orang pelajar yang kedapatan bolos dan nongrong di warung digiring ke Mako Satpol PP Padang untuk dilakukan pembinaan, Kamis (30/11).

TAN MALAKA, METRO–Satpol PP Padang kembali menciduk lima pelajar yang bolos sekolah. Lima pelajar SMA kedapatan bolos dan nongkrong di salah satu warung di Jalan Rimbo Kaluang, Kecamatan Pa­dang Barat, Kota Padang, Kamis (30/11).

Awalnya pihak Satpol PP menerima laporan dari warga setempat bahwa ada sejumlah pelajar bolos saat proses belajar menga­jar (PBM) masih ber­lang­sung.

“Petugas kemudian me­­nin­daklanjuti dengan me­lakukan patroli wilayah. Anggota Satpol PP yang ditempatkan di BKO ke­camatan Padang Barat me­mang mendapati lima pe­lajar ini sedang nongkrong di warung,”ujar Kasatpol PP Padang Chandra Eka Putra.

Baca Juga  BNNP Razia, 14 Anak Kos Positif Narkoba

Lima pelajar tersebut diangkut petugas ke Mako Satpol PP untuk didata dan dilakukan pembinaan.

Sebelumnya, Satpol PP BKO bersama Kasi Trantib Kelurahan juga mener­tib­kan empat orang di salah satu warung di kawasan Banda Bakali Simpang Ha­ru, Kota Padang pada Rabu (29/11).

Mereka didapati se­dang asyik duduk-duduk di luar lingkungan sekolah saat PBM sedang ber­lang­sung.

Kasat Pol PP Kota Pa­dang, Chandra Eka Putra mengatakan, bahwa se­mua anggota BKO Keca­matan akan terus aktif me­lakukan patroli dan razia ter­hadap pelajar yang ke­lu­yuran saat PBM ber­lang­sung. Kegiatan ini se­bagai upaya menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

Baca Juga  Korban Bencana Sumatera Dapat Bantuan Lauk-Pauk Rp15 Ribu per Hari

Pihaknya memastikan akan menertibkan pelajar yang kedapatan bolos se­kolah.

“Penertiban ini kita lak­sanakan untuk memas­tikan generasi muda ini mendapatkan pendidikan formal yang cukup di se­kolah. Bukan malah kelu­yuran yang akhirnya nanti bisa menimbulkan sisi ne­gatif bagi diri mereka sen­diri. Ini salah satu langkah kita dalam upaya pen­ce­gahan aksi tauran antar pe­lajar,”kata Chandra. (brm)