PESSEL METRO–Kesuksesan pelaksanaan Pemilu serentak 2024, Presiden, Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Pesisir Selatan bukan saja berada di penyelanggara Pemilu dan istansi terkait. Prosentase masyarakat datang ke Tempat Pemungutan Suara ( TPS) menggunakan hak suara juga barometer penting menentukan kesuksesan pesta demokrasi itu.
Komisi Pemilihan Umum ( KPU), Kabupaten Pesisir Selatan mengklaim jika prosentase masyarakat atau pemilih datang ke TPS untuk menggunakan hak suara nya, hampir rata – rata di TPS berkisar 81 – 82 %.
” Setelah rekapitulasi di tingkat kabupaten baru diketahui pasti persentasinya. Untuk di Kecamatan IV Jurai berkisar 81 -82 %, kita harapkan di kecamatan lainya tidak jauh bedah,” kata Ketua KPU Pessel Aswandi pada Posmetro. Selasa (20/2/2024).
Dikatakan Aswandi, jumlah prosentase masyarakat atau pemilih datang ke TPS gunakan hak suara pada Pemilu 2024 untuk angka pasti menunggu rekap hitung suara dari kecamatan – kecamatan, dan juga hitung tingkat Kabupaten.
Lanjut Ketua KPU Pessel itu dalam menatap Pilkada serentak 2024 Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Selatan apakah akan ada perubahan Daftar Pemilih Tetap ( DPT) dan jumlah Tempat Pemungutan Suara ( TPS), akan dilakukan pemuktahiran data pemilih kembali.
” Untuk DPT pada Pemilu 2024 ini, di Kabupaten Pesisir Selatan yaitu 380.622 pemilih,” terang Aswandi.
Sementara itu berdasarkan data didapatkan, dari 15 kecamatan yang ada, tiga kecamatan dengan pemilih jumlah pemilih terbanyak adalah Kecamatan Lengayang, 47.514 pemilih.
Posisi kedua adalah Kecamatan Koto XI Tarusan 42.507 dan kecamatan ketiga terbanyak adalah Kecamatan Koto XI Tarusan dengan jumlah pemilih 39.821 pemilih.
Sedangkan tiga kecamatan dengan jumlah pemilih paking sedikit adalah Kecamatan IV Nagari Bayang Utara yang hanya 6.341 pemilih, Kecamatan Silaut 11.463 pemilih dan Basa Ampek Balai Tapan 11.542 pemilih. ( Rio)






