METRO SUMBAR

Kondisi Jalur Sitinjau Lauik Padang Berangsur Normal, BPBD Sumbar Pantau 24 Jam Antisipasi Longsor Susulan

×

Kondisi Jalur Sitinjau Lauik Padang Berangsur Normal, BPBD Sumbar Pantau 24 Jam Antisipasi Longsor Susulan

Sebarkan artikel ini
BERSIHKAN—Alat berat ekskavator bekerja membersihkan material longsor di jalur Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang yang mengalami longsor berulang kali, kini mulai berangsur normal kembali.

PADANG, METRO–Kondisi di jalur Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang yang mengalami longsor berulang kali, kini mulai berangsur normal kembali.  Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumbar, Jumaidi, Sabtu (1/10).  Jumaidi mengatakan, pihaknya memantau kondisi di jalur Sitinjau Lauik itu selama 24 jam. Ini dilakukan mengingat kondisi saat ini musim hujan yang masih rawan terjadinya longsor susulan. “Dari hasil pemantauan, aktivitas lalu lintas di jalur ini mulai normal kembali. Materila longsor yang menutupi jalan sudah dibersihkan menggunakan alat berat,” terang Jumaidi.

Diungkapkannya, alat berat ekskavator yang dioperasikan oleh petugas Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat (Sumbar) juga sudah mengikis tanah di dinding bukit yang turun akibat dikikis air hujan yang turun. “Jadi tanah yang di tebing bukit pinggir jalan itu turun terus akibat dikikis air. Tanah yang turun dibersihkan terus. Lama kelamaan bukit yang berada di pinggir jalan mulai melandai, tidak terjal dan jalan pun mulai terlihat lebar sekarang,” ung­kapnya.

Di lokasi tersebut, batu besar yang berada di pinggir tebing bukit juga sudah turun ke jalan. Saat ini kondisi jalur tersebut masih padat dilalui kendaraan. Jumaidi mengatakan, yang perlu dilakukan saat ini pengaturan terhadap jarak kendaraan yang melewati jalur tersebut. Jangan sampai kendaraan menumpuk terjebak macet di lokasi longsor. Karena bisa terjebak dan sangat rawan tertimbun jika longsor terjadi.  “Selain mengatur jarak, juga butuh rambu-rambu peri­ngatan hati-hati bagi pengendara yang lewat di lokasi longsor,” terangnya Penanganan longsor di kawasan Sitinjau Lauik saat ini melibatkan koordinasi seluruh pihak.

Baca Juga  1.179 Orang WRSE Terima Bantuan Usaha Ekonomi Produktif 

Baik itu OPD Pemprov Sumbar, seperti BPBD Sumbar Dinas Kehutanan Sumbar, Dinas Perhubungan Sumbar, Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumbar. Maupun kordinasi dengan BPJN Sumbar Kementerian PUPR dan Pemko Padang melalui BPBD Kota Padang.  Koordinasi ini dilakukan, sesuai arahan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah yang menginstruksikan agar  me­lakukan koordinasi untuk melakukan penanganan terhadap longsor di Si­tinjau Lauik.  “Alhamdulillah, dari hasil koordinasi kita, penanganannya berjalan baik. Kondisi sekarang mulai normal kembali,” terangnya.(fan)