METRO BISNIS

Kolaborasi PLN UP3 Solok dan PT KSI, Buka Peluang Pertumbuhan Beban 304,6 kVA di Solok Selatan

×

Kolaborasi PLN UP3 Solok dan PT KSI, Buka Peluang Pertumbuhan Beban 304,6 kVA di Solok Selatan

Sebarkan artikel ini

SOLSEL, METRO–PT PLN (Persero) UP3 Solok terus memperkuat langkah customer engagement dan penetrasi pasar potensial melalui koordinasi dan konsolidasi bersama PT Kencana Sawit Indonesia (KSI), salah satu perusahaan kelapa sawit terkemuka di Kabupaten Solok Selatan. Kegiatan yang berlangsung di Kantor PT KSI Muara Labuh ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal untuk mendukung pertumbuhan sektor industri, peningkatan produkti­vitas usaha, serta pengembangan ekosistem industri yang lebih berkelanjutan.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Manager PLN UP3 Solok Hariani, Asisten Manager Jaringan Aprinaldo, Asisten Manager Niaga dan Pemasaran Dito Nusa Putra, Manager ULP Muara Labuh, Beni Oktafian, beserta jajaran, serta Group Estate Manager (GEM) PT KSI Hery Purnama bersama tim manajemen perusahaan.

Dalam pertemuan ter­sebut, PLN dan PT KSI membahas proses permohonan pasang baru dengan total potensi daya mencapai 304.600 VA. Potensi ter­sebut berasal dari kebutuhan listrik untuk 12 titik Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebesar 184.400 VA, 20 unit rumah atau camp pekerja sebesar 26.000 VA, serta lima unit pompa air dengan kebutuhan daya mencapai 125.000 VA. Selain mendukung operasional utama perusahaan, kebutuhan kelistrikan ini juga akan menopang penerapan teknologi berbasis listrik yang lebih modern dan ramah ling­kungan di lingkungan per­kebunan.

Manager PLN UP3 Solok, Hariani, menyampaikan bahwa PLN terus berupaya hadir lebih dekat dengan pelanggan melalui pen­dekatan proaktif guna memastikan setiap kebutuhan energi dapat terlayani secara optimal.

Baca Juga  Kartu Prakerja Bakal Dibuka Secara Reguler Tiap 2 Minggu

“PLN tidak hanya hadir sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra strategis bagi dunia usaha. Melalui komunikasi yang intensif dan pendekatan proaktif, kami berupaya memastikan kebutuhan pelanggan dapat terlayani dengan baik sehingga mam­pu meningkatkan pro­duktivitas dan keberlanjutan bisnis. Kolaborasi ini juga menjadi bentuk dukungan PLN terhadap pertumbuhan industri yang menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah,” ujar Hariani.

Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak me­nyepakati target percepatan proses penyambungan listrik agar dapat terealisasi dan menyala pada September hingga Oktober 2026. Untuk mendukung target tersebut, PLN UP3 Solok akan bergerak secara paralel dengan me­lakukan berbagai persiapan teknis, termasuk pemenuhan material dan kajian kelayakan jaringan guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar keselamatan, keandalan, dan regulasi yang berlaku.

Group Estate Manager PT KSI, Hery Purnama, mengapresiasi respons cepat PLN UP3 Solok dan ULP Muara Labuh dalam menindaklanjuti kebutuhan kelistrikan perusaha­an. Menurutnya, dukungan infrastruktur listrik yang memadai akan memberikan nilai tambah bagi ope­rasional perusahaan, khu­susnya dalam mendukung fasilitas pengolahan limbah, kebutuhan kawasan perumahan pekerja, hingga pengembangan tek­nologi operasional yang lebih efisien.

Kerja sama ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam mendukung trans­­formasi energi di sektor perkebunan. Pemanfaatan listrik pada fasilitas penunjang operasional, sistem pengolahan limbah, pompa air, hingga penggunaan peralatan berbasis listrik seperti traktor listrik menjadi bagian dari pe­ngembangan ekosistem industri hijau yang sejalan dengan program Electrifying Agriculture dan upaya pengurangan emisi karbon.

Baca Juga  Pembangkit Listrik Energi Terbarukan di Pessel Investasi PLTM Sako-01 Capai Rp200 Miliar

Sementara itu, Gene­ral Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, menegaskan bahwa PLN terus mendorong peningkatan konsumsi listrik produktif sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi di Sumatera Barat.

“PLN berkomitmen meng­hadirkan layanan ke­listrikan yang andal dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Kolaborasi dengan sektor industri seperti PT KSI merupakan langkah strategis untuk mendorong produktivitas, meningkatkan efisiensi operasional, sekaligus mempercepat transisi menuju penggunaan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Kami optimistis sinergi ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi perusahaan, ma­sya­rakat, dan pembangunan daerah,” kata Ajrun Karim.

Ajrun menambahkan bahwa PLN akan terus memperkuat sinergi de­ngan pelaku usaha, peme­rintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan guna menciptakan ekosistem kelistrikan yang mampu mendukung pertumbuhan investasi, membuka peluang ekonomi ba­ru, serta meningkatkan ke­sejahteraan masya­ra­kat.

Melalui kolaborasi ini, PLN UP3 Solok optimistis dapat mengamankan potensi penjualan tenaga listrik baru sebesar 304,6 kVA sekaligus memperkuat peran PLN sebagai mitra stra­tegis dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, pengembangan industri yang berdaya saing, serta percepatan transisi energi menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. (*)