METRO PADANG

Ketum IKM Andre Rosiade Tinjau Dapur SPPG di Bengkulu, Sebut Paling Top dan Terapkan Standar Higienis Maksimal

×

Ketum IKM Andre Rosiade Tinjau Dapur SPPG di Bengkulu, Sebut Paling Top dan Terapkan Standar Higienis Maksimal

Sebarkan artikel ini
TINJAU DAPUR SPPG— Ketua Umum IKM yang juga Anggota DPR RI Andre Rosiade meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program MBG, di Kampung Melayu Muara Dua, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu pada Sabtu (15/11) lalu. Dapur MBG ini dikelola oleh perantau Minang.

BENGKULU, METRO–Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM) yang juga Anggota DPR RI Andre Rosiade meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kampung Melayu Muara Dua, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Beng­kulu, Provinsi Bengkulu pada Sabtu (15/11) lalu. Dalam kun­jungan itu, Andre memuji dapur yang dikelola perantau Minang tersebut sebagai salah satu yang paling mewah dan paling top yang pernah ia lihat.

Andre hadir bersama Sekretaris Jenderal IKM Braditi Moulevey dan pengurus DPP IKM. Mereka disambut oleh pengelola SPPG yang juga Ketua DPW IKM Bengkulu, Adnas Datuk Damuanso Nan Hitam. Karena peninjauan dilakukan pada hari Sabtu ketika dapur tidak beroperasi, rombongan dapat masuk tanpa masker dan alat pelindung diri sehingga publik bisa melihat fasilitas secara langsung tanpa mengganggu proses produksi.

Dalam peninjauannya, Andre menyoroti penerapan standar higienis yang tinggi dan fasilitas modern yang dimiliki dapur tersebut. Ia mengapresiasi komitmen pengelola dalam menjaga sanitasi dan memastikan seluruh proses berlangsung bersih serta profesional. “Kami dapat menyebut lokasi ini sebagai SPPG terbaik yang pernah dikunjungi,” kata Wakil Ketua Komisi VI DPR ini.

Adnas menjelaskan bah­wa SPPG ini memberdayakan lulusan SMK setempat sebagai tenaga kerja, bahkan melibatkan pensiunan kepala SMK sebagai bagian dari pengelolaan. Prosedur masuk ke area dapur diterapkan sangat ketat, mulai dari penggantian pakaian dan sandal di loker room, kewajiban memakai penutup kepala, hing­ga mencuci tangan sebelum memasuki ruang produksi.

Fasilitas dapur yang mampu memproduksi sekitar tiga ribu porsi ini memiliki sejumlah keunggulan. Ruang keringnya sangat luas, bahkan lebih besar dibanding dapur SPPG lain yang pernah ditinjau Andre. Proses pencucian dan sterilisasi peralatan makan dilakukan dengan sistem vakum dan air pan­as mengalir, memastikan kebersihan tetap terjaga.

Baca Juga  Jemaah Kloter PDG 03 Wafat di Pesawat

Peralatan memasak me­ng­gunakan teknologi modern, termasuk tungku besar berkapasitas tinggi yang mampu memasak nasi dalam waktu singkat. Standar keselamatan pangan juga diterapkan secara ketat, mulai dari larangan berkuku panjang hingga kewajiban memakai penutup rambut dan sepatu.

“Ini SPPG salah satu yang terbaik di Indonesia, Insya Allah. Paling top,” ujar Andre Rosiade yang juga wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI.

Andre mengapresiasi upaya IKM Bengkulu di bawah kepemimpinan Adnas Datuk Damuanso Nan Hitam yang mengelola dapur MBG tersebut dengan standar tinggi. Kunjungan ini menegaskan komitmen IKM dalam mendukung percepatan dan peningkatan kualitas program MBG di berbagai daerah. (*)