METRO SUMBAR

Kadis Perikanan dan Pangan  Ingatkan Warga Berdayakan Sungai, Alfiadi: Ada Tujuh Sungai Besar Dibiarkan Begitu Saja

×

Kadis Perikanan dan Pangan  Ingatkan Warga Berdayakan Sungai, Alfiadi: Ada Tujuh Sungai Besar Dibiarkan Begitu Saja

Sebarkan artikel ini
PELEPASAN BENIH IKAN—Wawako Padang Maigus Nasir saat melepas benih ikan di Sungai Jirek, Mata Air Padang pekan lalu.

PADANG, METRO–Kepala Dinas Perikanan dan Pangan, Kota Padang, Alfiadi meminta masyarakat Kota Padang, di samping meningkatkan budidaya perikanan darat, juga memperdayakan beberap sungai. “Kita semua tahu bahwa di Padang ada tujuh sungai besar yang berlalu begitu saja. Padahal kita memiliki komoditas utama ikan air tawar seperti ikan lele, nila, garing dan lain lain. Jika ini difokuskan maka bisa menjadi komoditi  meningkatkan perekonimian ma­sya­rakat ,” ujar Alfiadi.

Dijelaskan Alfiadi, dengan begitu kita ajak terutama pemuda pemuda untuk menfaatkan sungai sungai sehingga ini menjadi komoditi baru menjadi sumber mata pencarian dan airnya melimpah.

“Kami dari Dinas Perikanan dan pangan Kota Padang siap memfasilitasi  kalau ada permintaan penyedian bibit dan bisa juga melalui pokok pokok pikiran dewan,: tuturnya.

Di Padang sebut Alfiadi,  kelompok budidaya ada 80, namun untuk di sungai belum banyak. Kita berharap kalau ini muncul akan bisa meningkat pe­rekonomian masyarakat yang luar biasa dan untuk pasarnya terbuka lebar sekali apa lagi ikan spesifik, bisa di tampung oleh restoran, apalagi protein sangat tinggi sekali.

Baca Juga  Jaringan Kabel Bawah Tanah Banyak Dicuri, Kerugian UPTD PJU Capai Rp245 Juta

Jika disosialisasikan dengan dapur Makan Begizi Gratis (MBG) ini belum terpenuhui,kita himbau kepada masyarakat bikin perencanaan dan gagasan untuk memperdayaan sungai sungai.Untuk kebutuhan MBG di Kota Padang dalam hitung kita bisa mencapai 3 ton dalam seminggu dan itu tidak terpenuhui selama ini ikan ikan masuknya dari luar Kota Padang.

Maka kita ketahui konsumsi ikan masih sedikit untuk ikan tawar. Program Pemerintah dengan me­ningkatkan konsumsi ikan ini makan sehat dengan tinggi proteinnya. Apalagi untuk dikonsumsi anak anak sehingga ke depan bisa bersaing serta  men­cerdasakan dan kuat. “Target kita untuk meningkatkan masyarakat untuk konsumsi ikan dari 45 kapita memakan ikan untuk menjadi 47 kapita untuk tahun 2027,” ungkap Alfiadi.

Selain itu kepada nela­yan nelayan kita termasuk budidaya ikan itu terfasilitasi dengan program program kita di tambah lagi program nasional pertama sektor pangan. Ba­gaimana kita bisa bantu m­ereka dengan bibit tanaman sa­yuran, cabai dan lainnya.

Baca Juga  Nagari Tandikek jadi Inspirasi di Tengah Pandemi

Padahal kita ketahui Padang  lahan lahan sudah berkurang sekali dan ditambah lagi Kota Padang kamarin usai dilanda banjir sehingga produksi pangan kita berkurang. Jadi konsekseksi kita akan tergantung ke daerah daerah yang surplus. Upaya kita memberikan edukasi kepada masyarakat untuk bisa memfaatkan pekarangan untuk menam sayu­ran,cabe  dan budiya ikan dan bisa berhebat belanja dapurnya.

Sekarang sudah kita memberikan  membantu di sektor nelayan bagaimana nelayan itu merubah cara bernelayan karena ikan sudah banyak keberdaan jauh di tengah dan melakukan peralatan tangkapnya lebih lagi. “Saat ini kita sudah dapat bantuan  kampung Nelayan Merah Putih  di Padang Sarai dan akan diresmikan dengan di lengkapi fasilitas serta menjadi lokasi pendukung seperti pasar murah dan penyaluran bantuan perikanan untuk pemulihan ekonomi warga,’ sebutnya. (ped)