PADANG, METRO–Kepala Dinas Perikanan dan Pangan, Kota Padang, Alfiadi meminta masyarakat Kota Padang, di samping meningkatkan budidaya perikanan darat, juga memperdayakan beberap sungai. “Kita semua tahu bahwa di Padang ada tujuh sungai besar yang berlalu begitu saja. Padahal kita memiliki komoditas utama ikan air tawar seperti ikan lele, nila, garing dan lain lain. Jika ini difokuskan maka bisa menjadi komoditi meningkatkan perekonimian masyarakat ,” ujar Alfiadi.
Dijelaskan Alfiadi, dengan begitu kita ajak terutama pemuda pemuda untuk menfaatkan sungai sungai sehingga ini menjadi komoditi baru menjadi sumber mata pencarian dan airnya melimpah.
“Kami dari Dinas Perikanan dan pangan Kota Padang siap memfasilitasi kalau ada permintaan penyedian bibit dan bisa juga melalui pokok pokok pikiran dewan,: tuturnya.
Di Padang sebut Alfiadi, kelompok budidaya ada 80, namun untuk di sungai belum banyak. Kita berharap kalau ini muncul akan bisa meningkat perekonomian masyarakat yang luar biasa dan untuk pasarnya terbuka lebar sekali apa lagi ikan spesifik, bisa di tampung oleh restoran, apalagi protein sangat tinggi sekali.
Jika disosialisasikan dengan dapur Makan Begizi Gratis (MBG) ini belum terpenuhui,kita himbau kepada masyarakat bikin perencanaan dan gagasan untuk memperdayaan sungai sungai.Untuk kebutuhan MBG di Kota Padang dalam hitung kita bisa mencapai 3 ton dalam seminggu dan itu tidak terpenuhui selama ini ikan ikan masuknya dari luar Kota Padang.
Maka kita ketahui konsumsi ikan masih sedikit untuk ikan tawar. Program Pemerintah dengan meningkatkan konsumsi ikan ini makan sehat dengan tinggi proteinnya. Apalagi untuk dikonsumsi anak anak sehingga ke depan bisa bersaing serta mencerdasakan dan kuat. “Target kita untuk meningkatkan masyarakat untuk konsumsi ikan dari 45 kapita memakan ikan untuk menjadi 47 kapita untuk tahun 2027,” ungkap Alfiadi.
Selain itu kepada nelayan nelayan kita termasuk budidaya ikan itu terfasilitasi dengan program program kita di tambah lagi program nasional pertama sektor pangan. Bagaimana kita bisa bantu mereka dengan bibit tanaman sayuran, cabai dan lainnya.
Padahal kita ketahui Padang lahan lahan sudah berkurang sekali dan ditambah lagi Kota Padang kamarin usai dilanda banjir sehingga produksi pangan kita berkurang. Jadi konsekseksi kita akan tergantung ke daerah daerah yang surplus. Upaya kita memberikan edukasi kepada masyarakat untuk bisa memfaatkan pekarangan untuk menam sayuran,cabe dan budiya ikan dan bisa berhebat belanja dapurnya.
Sekarang sudah kita memberikan membantu di sektor nelayan bagaimana nelayan itu merubah cara bernelayan karena ikan sudah banyak keberdaan jauh di tengah dan melakukan peralatan tangkapnya lebih lagi. “Saat ini kita sudah dapat bantuan kampung Nelayan Merah Putih di Padang Sarai dan akan diresmikan dengan di lengkapi fasilitas serta menjadi lokasi pendukung seperti pasar murah dan penyaluran bantuan perikanan untuk pemulihan ekonomi warga,’ sebutnya. (ped)






