TANAHDATAR, METRO – Hotel Emersia and Resort Batusangkar membuat gebrakan perdana dengan menggelar Emersia Wedding Expo 2026, yang diklaim sebagai salah satu pameran pernikahan terbesar di Sumatera Barat. Menariknya, sebanyak 50 vendor pernikahan, khususnya pelaku UMKM lokal, mendapat fasilitas booth secara gratis. Kegiatan tersebut diperkenalkan dalam press conference yang digelar di Grand Crystal Room Emersia Batusangkar, Sabtu (15/8). Wedding Expo akan berlangsung selama tiga hari, 18–20 Agustus 2026, dengan mengusung tema “The Biggest Wedding Expo in West Sumatera”.
General Manager Emersia Batusangkar, Joe Lubis, mengatakan kegiatan perdana tersebut sengaja dikemas spektakuler dengan melibatkan berbagai pelaku industri pernikahan. Mulai dari dekorasi, fotografi, videografi, tata rias hingga busana pengantin akan tersedia dalam satu lokasi. “Karena ini perdana, kita buat acaranya secara spektakuler. Alhamdulillah dukungan dari rekan-rekan vendor sangat luar biasa,” ujar Joe.
Menurutnya, Wedding Expo tersebut tidak hanya bertujuan memperkenalkan layanan Emersia, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi bagi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM di Sumatera Barat. Berbeda dengan konsep expo pada umumnya, Emersia memberikan booth secara gratis kepada 50 vendor yang terlibat. “Kebijakan tersebut menjadi bentuk dukungan manajemen terhadap pelaku usaha lokal agar memiliki ruang promosi dan bertemu langsung dengan calon konsumen,” ungkapnya.
General Manager Emersia Batusangkar, Joe Lubis, mengatakan kegiatan perdana tersebut sengaja dikemas spektakuler dengan melibatkan berbagai pelaku industri pernikahan. Mulai dari dekorasi, fotografi, videografi, tata rias hingga busana pengantin akan tersedia dalam satu lokasi. “Karena ini perdana, kita buat acaranya secara spektakuler. Alhamdulillah dukungan dari rekan-rekan vendor sangat luar biasa,” ujar Joe.
Menurutnya, Wedding Expo tersebut tidak hanya bertujuan memperkenalkan layanan Emersia, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi bagi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM di Sumatera Barat. Berbeda dengan konsep expo pada umumnya, Emersia memberikan booth secara gratis kepada 50 vendor yang terlibat. “Kebijakan tersebut menjadi bentuk dukungan manajemen terhadap pelaku usaha lokal agar memiliki ruang promosi dan bertemu langsung dengan calon konsumen,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan Tim Emersia dari Lampung, Basri, mengatakan konsep Wedding Expo di Batusangkar mengadopsi pengalaman Emersia Bandar Lampung yang telah sukses menggelar kegiatan serupa sebanyak 11 kali.
Menurutnya, penyelenggaraan expo tidak hanya memberikan keuntungan bagi hotel, tetapi juga membuka peluang pasar bagi UMKM yang bergerak di bidang pernikahan. “Di Lampung vendor bahkan berebut membayar Rp4,5 juta karena pasarnya ada. Namun di Batusangkar, kesempatan ini kami gratiskan untuk 50 vendor,” ujarnya.
Basri menyebutkan, seluruh kebutuhan pernikahan dapat ditemukan dalam satu lokasi sehingga calon pengantin lebih mudah menentukan pilihan, membandingkan layanan dan melakukan transaksi. Emersia Wedding Expo 2026 juga dijadwalkan dihadiri sejumlah pejabat pemerintah daerah, jajaran direksi Emersia dari Lampung serta tamu VIP lainnya. Rangkaian acara akan ditutup dengan berbagai hiburan dan pembagian doorprize. Dengan menggandeng 50 vendor UMKM secara gratis, Emersia berharap Wedding Expo perdana tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan industri pernikahan di Tanah Datar serta Sumatera Barat. (ant)






