METRO SUMBAR

Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Puji Inovasi “Kembali ke Surau” Polres Tanah Datar

×

Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Puji Inovasi “Kembali ke Surau” Polres Tanah Datar

Sebarkan artikel ini
POTONG TUMPENG— Kapolres Tanahdatar AKBP DR Nur Ichsan Dwi Septianto potong tumpeng saat syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (1/7).

TANAHDATAR, METRO –Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kepolisian Resor (Polres) Tanah Datar, khu­sus­nya atas komitmen nya­ta dalam mendekatkan institusi Polri dengan tokoh agama, tokoh adat serta masyarakat luas melalui program “Kembali ke Su­rau”. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE. MM., dalam sambutannya pada kegiatan Doa Bersama dalam rangka Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun yang digelar di Masjid Nur Ihsan Al Madani Polres Tanah Datar, Selasa (30/6).

Bupati Eka Putra menyampaikan secara khusus program unggulan “Kem­bali ke Surau”  dinilai unik dan menjadi satu-satunya inovasi yang ada di jajaran Polres se-Sumatera Barat (Sumbar). “Ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah aksi nyata. Berdasarkan catatan, sudah banyak masjid, mushala atau surau yang dikunjungi oleh jajaran Polres Tanah Datar. Ini adalah langkah konkret dalam menjaga ketertiban dan keamanan di tengah masyarakat,” ujar Bupati.

Baca Juga  77 Kalender Iven Tahun 2022 Dilaunching di Kota Pariaman

Bupati Eka Putra juga mengucapkan terima kasih atas pengabdian Kapolres selama bertugas di Tanah Datar yang telah banyak membantu pemerintah da­erah.

“Terkait dengan adanya rotasi kepemimpinan atau pindah dinas Kapolres, Kami mendoakan agar hal tersebut menjadi jembatan kesuksesan untuk meningkatkan karier beliau ke depan,” ujar Bupati Eka Putra.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tanah Datar AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto, S.H., S.I.K., M.I.K. mengatakan ke­giatan Doa Bersama adalah satu rangkaian dalam  memperingati Hari Bha­yang­kara ke-80 tahun 2026. Ia me­nyebutkan bahwa momen­tum pe­ringa­tan Ha­ri Bha­yangkara tahun ini tidak hanya menjadi refleksi pe­ngab­­dian institusi polri, tetapi juga menjadi tonggak penting kolaborasi pembangunan spiritual dan penegakan norma sosial kemasya­ra­katan di Luhak Nan Tuo. Ia pun menambahkan bahwa Masjid Nur Ikhsan Al Ma­dani tempat dilaksanakannya kegiatan tersebut, sedang dalam tahap pembangunan intensif, yang diperuntukan bagi seluruh ma­­sya­rakat Kabupaten Ta­nah Datar, bukan hanya se­ka­dar fasilitas internal kepolisian.

Baca Juga  Seminggu Memasuki Masa Kampanye di Sijunjung Masih “Dingin”

Ditegaskan bahwa ma­sjid tersebut, dirancang dengan mengadopsi arsitektur dan tata ruang spiritual Kota Suci Madinah Munawwarah, yang dipro­yek­sikan menjadi salah satu pusat keagamaan sekaligus destinasi ikonik di Tanah Datar khususnya dan Sumbar umumnya. Pada kegiatan yang sama, Kapolres Tanah Datar Nur Ichsan Dwi Septiyanto, menyerahkan dokumen komitmen bersama berupa Letter of Intent (LoI) dari seluruh Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) se-Kabupaten Tanah Datar kepada Bupati Eka Putra.

Dokumen tersebut menegaskan kesepakatan kolektif mengenai penolakan dan pelarangan aktivitas LGBT di wilayah Tanah Datar guna mengantisipasi maraknya fenomena sosial yang dinilai merisaukan masyarakat.  Ia menyebutkan bahwa sebagai wujud nyata dukungan publik, pada pelaksanaan Car Free­ Day (CFD) di Tanah Datar,  juga akan diselenggarakan aksi pembentangan kain panjang untuk penggalangan tanda tangan bersama seluruh elemen masyarakat. (ant)