METRO PADANG

Hama Wereng Hantui Petani di Kuranji, Syahrial Kamat: Tanam Padi Bujang Marantau dan Bungo Angik

×

Hama Wereng Hantui Petani di Kuranji, Syahrial Kamat: Tanam Padi Bujang Marantau dan Bungo Angik

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat menga¬ta¬kan petani dianjurkan me¬nanam varietas yang ta¬han wereng seperti padi jenis Bujang Marantau dan Batang Piaman.

KURANJI, METRO–Hama wereng yang te­rus menyerang membuat petani kerap merugi. Meski mereka sudah jarang ber­ta­nam padi, namun pada se­kali menanam padi dila­han mereka, langsung dili­bas wereng.

Akibatnya ini cukup an­ti­pati untuk ke sawah. Mereka lebih cenderung mengolah lahan pertanian mereka menjadi perla­dangan. Kalaupun terpak­sa ke sawah, itu lebih ka­rena tuntutan unsur hara ta­nah yang terus berku­rang jika lahan terua diJa­dikan perladangan.

Awak ka sawah, mana­nam padi kini dek tapaso se nyo karena tanah lah lamo dila­dangkan. Makanyo untuak me­nambah unsur hara, dibawo ka sawah. Tapi pas tanam padi, sadonyo disarang hama we­reng,” ungkap Inur (45) salah seorang petani di Kuranji.

Sampai saat ini, kata dia, belum ada obat-obatan yang bisa menghentikan serangan hama wereng. Meski padi sudah disem­prot tiap hari, namun hama tetap saja menyerang se­mua tanaman. “Kalaulah ka­nai wereng padi, indak bisa diambik lai. Lah pasti marugi mah. Ambo patang indak baambik sabatangpun juo. Karena alah habih sadonyo,” kata Inur.

Baca Juga  Hargianto Deklarasikan Diri Maju Jadi Ketum KONI Sumbar

Ia berharap ada ino­vasi di Dinas Pertanian untuk memberantas hama wereng. Sehingga, petani tidak merugi lagi saat ber­tanam padi.

Petani lainnya Idaih (42), juga berharap hal yang sama. Ia berharap ada cara yang bisa dilaku­kan untuk mencegah atau mengehentikan serangab hama wereng. “Alah nasib mah, indak malambuik sa­tang­kaipun juo,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat menga­ta­kan petani dianjurkan me­nanam varietas yang ta­han wereng seperti padi jenis Bujang Marantau dna Batang Piaman. Kedua jenis padi itu dikatakan tahan hama. Kemudian, petani juga dianjurkan me­na­nam padi serentak se­hingga setangan hama bisa dikendalikan.

Baca Juga  Usung Misi Rangkul dan Dekat dengan Masyarakat, Verry Mulyadi Serahkan Berkas Bacalon Ketum MPW PP Sumbar

Petani juga diharapkan memantau hama werwng sebelum parah. Lakukan pemantauan pada  pagi hari. Jika ada hama, la­ku­kan penyemprotan dari bawang batang. Bukan dari atas.

Syahrial juga mem­gan­jurkan petani menanam jagung dan bungo angik di sekitar lokasi persawahan. Karena dua tanaman itu mampu mengundang mak­luk hidup lain yang men­jadi musuh hama. “Sa­ya kira itu beberapa cara yang bisa dilakukan petani kita untuk mengatasi hama wereng,” kata Syahrial. (tin)