AGAM/BUKITTINGGI

Hadiri Halal Bihalal BKMT Kecamatan Lubuk Basung, Bupati Agam Tekankan Konsistensi Ibadah Pasca Ramadan

×

Hadiri Halal Bihalal BKMT Kecamatan Lubuk Basung, Bupati Agam Tekankan Konsistensi Ibadah Pasca Ramadan

Sebarkan artikel ini
SILATURAHMI BKMT— Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal yang digelar BKMT Kecamatan Lubuk Basung di Masjid Raya Lubuk Basung, Minggu (12/4).

AGAM, METRO–Suasana penuh keha­ngatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal yang digelar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Lubuk Basung di Masjid Raya Lubuk Basung, Minggu (12/4). Kegiatan ini berlangsung khidmat dalam nuansa bulan Syawal yang identik dengan semangat silaturahmi dan saling memaafkan.

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Agam, Benni Warlis. Kehadirannya tidak hanya sebagai tamu kehormatan, tetapi juga memberikan tausiah agama di hadapan ratusan jamaah BKMT yang memenuhi masjid.

Dalam ceramahnya, Bupati Benni Warlis me­ngajak seluruh jamaah untuk memanfaatkan waktu secara optimal, khusus­nya dalam meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat hubungan de­ngan Allah SWT. Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi ibadah meskipun bulan Ramadan telah berlalu.

Baca Juga  Wabup Lantik 39 Pengurus KPPI

“Momentum Rama­dan yang telah kita lalui hendaknya menjadi titik awal untuk terus memperbaiki diri. Mari kita isi waktu dengan amal ibadah, memperkuat ukhuwah, dan meningkatkan ke­pe­dulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BKMT Kecamatan Lubuk Basung, Sumiarti, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin berupa wirid bulanan. Kegiatan ini, kata dia, menjadi sarana untuk mem­pererat silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman keagamaan para anggota.

“Selain sebagai ajang silaturahmi, wirid bulanan ini juga menjadi sarana untuk menambah ilmu a­gama serta memperkuat kebersamaan antarja­ma­ah,” ungkapnya.

Baca Juga  483 THL OPD Terima Zakat Konsumtif Lebaran

Masih dalam suasana Syawal, momentum Halal Bihalal dimanfaatkan para jamaah untuk saling bermaafan. Ucapan “Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin” pun terdengar di antara ja­maah, menambah ha­ngatnya suasana kebersamaan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, dengan harapan seluruh jamaah senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, serta keisti­qamahan dalam menja­lankan ibadah sehari-hari. (pry)