METRO SUMBAR

Gubernur: Target Sekolah Swasta Adalah Keluarga Mapan

×

Gubernur: Target Sekolah Swasta Adalah Keluarga Mapan

Sebarkan artikel ini

PDG.PANJANG, METRO–Gubernur Sumatera Ba­rat Mahyeldi mengatakan sekolah swasta harus me­nar­getkan siswa dari ke­luarga-keluarga yang me­lek pendidikan dan me­miliki kemampuan secara ekonomi. “Salah satu cara untuk bisa menarik per­hatian dari keluarga mam­pu ini adalah dengan me­miliki keunggulan secara kualitas dan jaminan bah­wa lulusannya nanti bisa lebih baik daripada ta­matan sekolah negeri,” katanya saat menghadiri Lokakarya dan Rapat Kerja tahun ajaran 2021-2022  SDIT Ma’arif Padang Pan­jang, Selasa (6/7)

 “Dengan keunggulan dan jaminan itu diyakini akan banyak masyarakat yang tertarik menye­kolah­kan anak di sekolah s­was­ta,” katanya.

Mahyeldi mengatakan sekolah swasta memiliki potensi yang sangat besar untuk memiliki kualitas lebih baik dari sekolah pemerintah karena bisa mengumpulkan uang lebih banyak berdasarkan kese­pakatan bersama orang tua siswa.

Baca Juga  Wali Kota Solok Audiensi dengan Kepala Balai Jalan Nasional

Ia meyakini tingginya biaya pendidikan di seko­lah swasta yang akan ber­banding lurus dengan kua­litas pendidikan yang dibe­rikan.  “Hal inilah yang harus diambil peluangnya oleh sekolah-sekolah s­wasta,” ujarnya.

Sebelumnya ada kon­sep sekolah swasta untuk siswa yang kurang mampu. Secara konsep sangat baik. Namun ternyata pada a­khir­nya sekolah-sekolah tersebut tetap bergantung kepada pemerintah. Pola itu harus diubah. Sekolah s­wasta targetnya bukan lagi orang tidak mampu, tetapi orang yang mampu secara ekonomi dan me­miliki per­hatian yang lebih bagi pen­didikan anak-anak­nya.

Mahyeldi memprediksi ada sekitar 30 persen ma­syarakat Sumbar yang me­menuhi syarat itu.  Semen­tara untuk siswa kurang mampu, menjadi tanggung jawab pemerintah untuk memberikan pendidikan yang layak.

Baca Juga  Tenggat Waktu Pembangunan Kantor Bupati Molor, Sempat Terjadi Polemik antara Rekanan dan Pemkab

“Kepastian dalam pen­da­patan akan memberikan rasa nyaman bagi guru-guru dan mereka bisa full dalam memberikan pem­belajaran sehingga kua­litas anak-anak yang lulus dari sekolah tersebut pun bisa terjamin,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Pa­dang Panjang M. Ali Ta­brani memgatakan rapat kerja dan lokakarya pen­ting artinya untuk menja­min kualitas pendidikan di sekolah swasta. “Perlu ada perencanaan yang ma­tang untuk menetapkan standar kualitas dan pendidikan di sekolah swasta. Perma­salahan dan persoalan yang terjadi pada tahun sebelumnya tidak boleh terjadi lagi pada tahun berikutnya. Hal itu bisa dibahas dan didiskusikan dalam rapat kerja dan loka­karya,” katanya. (fan)