METRO SUMBAR

Gubernur Mahyeldi Dukung Kebijakan Pembatasan Akses Medsos Bagi Anak, Tekankan Peran Keluarga dan Literasi Digital

×

Gubernur Mahyeldi Dukung Kebijakan Pembatasan Akses Medsos Bagi Anak, Tekankan Peran Keluarga dan Literasi Digital

Sebarkan artikel ini
SALAM—Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah usai acara salami anak anak.

PADANG, METRO— Gubernur Sumatera Ba­rat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menyatakan dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat terkait pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam melindungi generasi muda dari dampak negatif penggunaan teknologi digital yang tidak terkontrol.

Menurut Gubernur, kemajuan teknologi informasi harus diimbangi dengan kesiapan mental dan kedewasaan pengguna, terutama bagi anak-anak yang masih dalam tahap tumbuh kembang. “Kita menyambut baik kebijakan ini sebagai bentuk ikhtiar bersama dalam menjaga ge­nerasi muda dari pengaruh negatif dunia digital. Anak-anak perlu dilindungi agar dapat tumbuh secara sehat, baik secara mental maupun sosial,” ujar Mah­yeldi di Padang, Minggu (29/3).

Baca Juga  Bangun Waterfront City, Pariaman Lirik Pemerintah Pusat

Gubernur Mahyeldi me­negaskan, pembatasan akses media sosial bukan semata-mata bentuk pe­larangan, tetapi upaya untuk menciptakan ruang di­gital yang lebih aman dan edukatif bagi anak. “Ini bukan soal membatasi, tetapi bagaimana kita mengarahkan pemanfaatan tek­nologi agar lebih bijak dan sesuai dengan usia. Anak-anak harus didampingi, bukan dibiarkan,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya orang tua, dalam mengawasi dan membimbing penggunaan gawai oleh anak-anak. Selain itu, pendidikan literasi digital perlu diperkuat di lingkungan sekolah. “Keluarga adalah benteng utama. Orang tua harus hadir dalam setiap proses tumbuh kembang anak, termasuk dalam penggunaan teknologi. Di sisi lain, sekolah juga perlu memperkuat literasi digital agar anak-anak mampu memahami risiko dan manfaat dunia digital,” jelasnya.

Baca Juga  Amankan Pemilu, Polres Tanahdatar Terjunkan Sebanyak 301 Personel

Pemerintah Provinsi Sum­bar, lanjut Gubernur, siap mendukung implementasi kebijakan tersebut melalui penguatan edukasi, sosialisasi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sekolah dan komunitas. “Kita ingin generasi muda Sumatera Barat tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijak dalam memanfaatkan tek­nologi. Ini bagian dari upaya kita menyiapkan generasi unggul yang berkarakter,” tutupnya. (fan)