METRO SUMBAR

Gelar Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026, Agenda Nasional Sangat Strategis

×

Gelar Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026, Agenda Nasional Sangat Strategis

Sebarkan artikel ini
SENSUS EKONOMI—Wali Kota Pariaman Yota Balad saat menerima petugas Sensus Ekonomi.

Laporan: Efanurza Kota Pariaman

Pemerintah Kota Pariaman secara meng­gelar apel siaga dalam rangka pelepasan petugas pendataan sensus ekonomi 2026. Apel yang dipimpin oleh Walikota Pariaman, Yota Balad bertempat di Halaman Ba­laikota Pariaman, kemarin. Pelepasan petugas SE 2026 tingkat Kota Pariaman ditandai dengan penyerahan bendera dari BPS Kota Pariaman kepada Walikota Pariaman dan sekaligus dilakukan pemasangan tanda pengenal petugas sensus oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad bersama Wakil Walikota Pariaman, Mulyadi dan didampingi Kepala BPS Kota Pariaman, Riqadli. Apel juga diikuti oleh ASN dilingkungan Pemko Pariaman.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad menekankan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda nasional yang sangat strategis. Data yang dihasilkan dari kegiatan ini nantinya akan menjadi fondasi utama bagi pemerintah dalam me­nyu­sun arah kebijakan pembangunan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun di Kota Pariaman.

“Data yang akurat, lengkap, dan mutakhir a­dalah kunci. Data yang berkualitas akan menjadi dasar bagi kita untuk me­rumuskan program pembangunan yang tepat sa­saran, mulai dari pemberdayaan pelaku usaha, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan daya saing ekonomi daerah,” ujarnya.

Baca Juga  Dibuka Ketua Dekranas Wury Ma’ruf Amin, UMKM Kriya Padang Panjang Diberi Pelatihan Peningkatan Kompetensi

Selain memberikan instruksi kepada petugas, Yota Balad juga meminta seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemko Pa­riaman untuk memberikan dukungan penuh demi kelancaran kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa sinergi dan kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, BPS, dan masyarakat adalah kunci utama keberhasilan pe­laksanaan SE 2026.

“Mari kita jadikan Sensus Ekonomi 2026 ini sebagai momentum untuk mewujudkan Kota Pariaman yang maju, sejah­tera, dan berkelanjutan. Dengan kerja sama, dedikasi, dan komitmen kita bersama, saya yakin ke­giatan ini akan berjalan sukses,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Pariaman, Ri­qadli usai apel mengatakan bahwa SE 2026 resmi dimulai dari Tanggal 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan jumlah petugas 81 orang. “Untuk tahun 2026, petugas SE 2026 berjumlah 81 orang yang akan bertugas di 4 (empat) kecamatan di Kota Pariaman. SE 2026 berfokus pada pendataan seluruh sektor usaha dan ekonomi di luar sektor pertanian, mulai dari usaha mikro hingga perusahaan besar. Petugas akan me­lakukan pendataan door-to-door untuk memetakan struktur ekonomi pasca-pandemi dan karakteristik usaha di Indonesia,” ung­kapnya.

Baca Juga  100 Paket Permakanan dan Matras, Disalurkan BPBD Pessel ke lokasi Banjir

Secara spesifik, tugas dan kegiatan yang dilaksanakan petugas Sensus Ekonomi 2026 meliputi, pengumpulan data yang mencakup skala usaha, lapangan usaha, kinerja, daya saing, prospek usaha, permodalan, hingga investasi. Tidak hanya itu, petugas akan menggu­nakan perangkat seluler (HP/tablet) untuk memasukkan data yang telah dikumpulkan secara cepat dan akurat menggunakan metode Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI).

“Meskipun saat ini, SE 2026 dimulai, namun kami meminta masyarakat untuk memastikan bahwa petugas yang datang adalah benar petugas SE2026. Meraka akan di­lengkapi denga identitas rompi resmi Sensus Eko­nomi, tanda pengenal atau name tag dengan foto dan QR Code dan surat tugas resmi. Dengan telah dilepasnya para petugas, kami optimis bahwa pelaksanaan SE 2026 akan berjalan sukses dan menghasilkan data berkualitas yang dapat dipertanggungjawabkan demi me­wujudkan Kota Pariaman yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan, “ tutupnya. (***)