METRO SUMBAR

Gagal Beraksi di Nagari Labuah Lima Kaum, Maling Motor Nyaris Tewas Dihakimi Massa, Rekannya Lolos dari Kejaran Warga lalu Ketiduran di Warung

×

Gagal Beraksi di Nagari Labuah Lima Kaum, Maling Motor Nyaris Tewas Dihakimi Massa, Rekannya Lolos dari Kejaran Warga lalu Ketiduran di Warung

Sebarkan artikel ini

TANAHDATAR, METRODua sekawan yang menjadi spesialis pencuri sepeda motor akhirnya bernasib apes. Pasalnya, mereka ketahuan saat beraksi di Jorong Rumah 20, Nagari Labuah, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanahdatar, Senin (20/4) sekitar pukul 20.30 WIB.

Akibatnya, satu pelaku berinisial Edo Fernandes (29) yang sempat melarikan diri menggunakan sepeda motor Yamah Vixion, berhasil ditangkap massa. Sedangkan temannya berinisial Febri (20) pada saat itu lolos dari kejaran massa dengan dengan mengendarai se­peda ­motor Honda BeAT hasil curiannya.

Kesal dengan ulah pelaku, massa kemudian me­nge­rumuni pelaku EF hingga nyaris tewas diamuk massa. Beruntung, Polisi cepat datang ke lokasi dan mengevakuasi pelaku EF ke Kantor Wali Nagari setempat untuk menghindari aksi main hakim sen­diri.­Meski begitu, situasi sempat memanas karena ratusan warga yang diperkirakan mencapai 300 orang berkumpul di depan Kantor Wali Nagari dan mencoba melampiaskan kemarahan kepada pelaku. Polisi yang khawatir akan keselamatan pelaku EF, kemudian meminta ban­tuan pengamanan ke Polres Tanahdatar.

Piket Pawas Polres Ta­nah­datar Ipda Iskandar bersama Pamapta Ipda Rilianto serta personel gabungan langsung menuju lokasi. Pada pukul 22.30 WIB, petugas berhasil menenangkan warga dan me­ng­evakuasi pelaku beserta barang bukti ke Mapol­sek Lima Kaum.

Setelah mengamankan pelaku EF, tim gabungan Polsek Lima Kaum dan Satreskrim Polres Tanahdatar bergerak melakukan pe­nge­jaran terhadap R dan menemukan sepeda motor hasil curian ditinggalkan pelaku dalam semak di pinggir jalan.

Baca Juga  2 RSUD Terima 200 APD dan Thermogun

Kerja keras tim yang semalaman bergerak me­nge­jar pelaku akhirnya membuahkan hasil. Pada Selasa (21/4) sekitar pukul 09.00 WIB, tim meirngkus pelaku R yang tertidur pulas dalam warung di kawasan Pasar Simabur, Kecamatan Pariangan.

Kasat Reskrim Polres Tanahdatar, AKP Surya Wahyudi membenarkan adanya penangkapan dua pelaku spesalis pencuri sepeda motor. Menurutnya,  peristiwa bermula saat korban, Danil Faisal Ilahi (22), yang berada di dalam rumah, mendengar suara motornya seperti dibawa seseorang.

“Korban kemudian berlari ke luar rumah dan mendapati sepeda motor Honda BeAT miliknya sedang dicuri. Ia kemudian berteriak dan mengejar pelaku, dibantu warga sekitar. Dari dua pelaku yang terlibat, satu orang yakni Edo Fernandes berhasil ditangkap warga saat mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion,” kata AKP Surya.

Sementara satu pelaku lainnya, kata AKP Surya, kabur dengan sepeda motor milik korban dan sempat ditinggalkan pelaku di jalan. Pelaku Edo yang tertangkap warga, dibawa ke Kantor Wali Nagari Labuah lalu diamankan di Polsek Lima Kaum.

“Dari pelaku Edo ini, kami menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna merah tahun 2014 dengan nomor polisi BA 3268 ET, satu unit Yamaha Vixion warna hitam BA 5277 M, serta satu buah dompet milik pelaku. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp10 juta,” tegasnya.

Baca Juga  Kajari Padang MoU dengan UNP

AKP Surya menuturkan, pelaku Edo diketahui berprofesi sebagai pedagang dan merupakan warga Jorong Mandahiling, Nagari Lawang Mandahiling, Kecamatan Salimpaung dan nyaris dihakimi massa saat ditangkap.

“Kami mengimbau ma­sya­rakat untuk tidak main hakim sendiri dalam menghadapi pelaku kejahatan. Tindakan main hakim justru dapat berujung pada konsekuensi hukum baru,” jelas AKP Surya.

Selain itu, kata AKP Surya, pelaku Febri yang sebelumnya berhasil ka­bur, juga sudah ditangkap di kecamatan Pariangan pada Selasa (21/4/). Pelaku ditemukan saat tertidur di sebuah warung yang tak jauh dari pasar Simabur.

“Pelaku mengaku kelelahan setelah dikejar-kejar warga semalaman. Pelaku kemudian beristiraha di warung itu itu sampai pagi. Sekitar pukul 08.00 WIB, pelaku sempat terbangun karena pemilik warung mulai beraktivitas. Tapi, pelaku kembali ketiduran hingga kami tangkap tanpa perlawanan,” tutur AKP Surya.

Parahnya lagi, kata AKP­ Surya, saat kabur dari kejaran warga dan Polisi, pelaku juga sempat mela­kukan aksi pencurian serupa di Sungai Jambu. Sedangkan motor Honda BeAT hasil curiannya di Nagari Labuah, disembunyikan di pinggir jalan dalam semak-semak.

“Saat kabur itu, dia (pelaku) juga masih mencuri kendaraan di Sungai Jambu. Setelah mendapatkan motor, pelaku bergerak ke arah nagari Simabur hingga tertidur di sebuah wa­rung. Pengakuannya empat kali, meski demikian pengakuan ini akan terus kita kembangkan,” pungkas dia. (ant)