PADANG, METRO—Forum Konsultasi Publik Badan Guru Tenaga Kependidikan (BGTK) Sumatra Barat (Sumbar) merumuskan sejumlah keputusan untuk peningkatan standar pelayanan.
“Alhamdulillah, forum konsultasi publik berhasil merumuskan sejumlah masukan untuk peningkatan standar kualitas pelayanan di BGTK Sumbar,” kata Kepala BGTK Sumbar Hj Sri Yulianti, M.Pd didampingi Rita Yenis, S.Si, disela-sela penutupan Forum Konsultasi Publik BGTK Sumbar, di Padang, Selasa (26/5).
Ia menyebutkan, forum konsultasi dilaksanakan BGTK Sumbar untuk menghimpun masukan dari berbagai kalangan sejalan dengan tujuan reviuw standar pelayanan, maklumat pelayanan serta kompensasi terhadap standar pelayanan.
Katanya, selama ini sudah ada standar pelayanan di lembaga yang dipimpinnya, namun sejalan adanya penambahan layanan, maka perlu dirumuskan standar pelayanan, termasuk memperbaiki standar pelayanan yang sudah ada.
“Kita ingin agar setiap pelayanan yang dimiliki terukur dan bisa diketahui publik secara transparan,” katanya.
Diantara masukan menarik dari peserta, setiap orang yang berurusan dengan BGTK Sumbar, mengetahui sudah sejauhmana respon atau proses pengajuan pihak luar yang disampaikan kepada BGTK Sumbar.
Hal tersebut terinspirasi dari pengiriman paket saat ini. Seseorang dapat melihat, paketnya sudah sampai di mana dan kapan sampai ke alamat.
“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, sehingga perlu masukan dan sumbang saran dari semua pihak,” katanya.
Penerapan standar pelayanan ditetapkan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Sumbar, ditujukan untuk memaksimalkan pelayanan publik, memaksimalkan organisasi dan tata kerja unit pelaksana teknis bidang Guru dan tenaga kependidikan serta prosedur standar pelayanan.
Budaya Membangun ZI-WBK
Di sisi lain, Kasubag TU BGTK Sumbar Rita Yenis menyebutkan, forum konsultasi tersebut memberikan ruang dan kepastian kepada BGTK Sumbar mau pun semua pihak yang berhubungan dengan mereka.
“Kita akan berada pada lingkup kepastian terhadap proses yang sama-sama dijalani,” katanya.
Ia juga menyebutkan, saat ini BGTK Sumbar juga mengembangkan budaya pembagunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK), dan tahun ini mempersiapkan diri menuju Lembaga dengan Keterbukaan Informasi Publik kategori Informatif.
Disebutkan, BGTK Sumbar merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian
Pendidikan Dasar dan Menengah di bawah Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. Memiliki tugas, mendukung
peningkatan dan kompetenai guru dan tenaga kependidikan, terus berupaya menunjukkan
komitmennya sebagai lembaga yang terbuka, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan serta pelibatan pemangku kepentingan dalam penyempurnaan regulasi dan pelayanan publik.
Bertabur Hadiah Hardiknas
Momentum penyerahan hadiah lomba Hardiknas 2026, akan dikenang para pemenang dalam waktu yang panjang.
Sejumlah pemenang mengaku, mereka tidak pernah menduga bahwa undangan yang mereka terima adalah untuk pemenang.
“Kami diundang sebagai peserta untuk mengisi angket terkait pendidikan,” kata Ariadi Uska, guru SMAN 6 Padang.
Dirinya diundang bersama salah seorang guru SMAN 6 Padang lainnya. Ia mengaku, sama sekali tak mengira bahwa undangan tersebut sekaligus untuk menghadiri penyerahan hadiah.
Rita Yenis menyebutkan, mereka memang bermaksud memberikan kejutan.
Ada belasan jenis lomba diadakan BGTK Sumbar sejalan dengan peringatan Hardiknas. Semua hadiah diserahkan kepada setiap pemenang. (*)






