METRO PADANG

Dukung Pembangunan Inklusif, Warga Diajak Sukseskan Survei Indeks Harmoni Indonesia

×

Dukung Pembangunan Inklusif, Warga Diajak Sukseskan Survei Indeks Harmoni Indonesia

Sebarkan artikel ini

AIA PACAH, METRO –Pemerintah Kota Padang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mengajak seluruh lapisan masyarakat yang menjadi sasaran survei untuk segera berpartisipasi aktif dalam Pengukuran Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) Tahun 2026. Partisipasi ini dinilai sangat krusial sebagai fondasi penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih inklusif dan berbasis data yang akurat (Evidence-Based Data).

Kepala Badan Kesbangpol Kota Padang, Syahendri Barkah, menjelaskan bahwa survei ini merupakan program strategis berskala nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) di seluruh kabupaten dan kota se-Indonesia.

“Indeks Harmoni Indonesia menggambarkan bagaimana pelaksanaan pembangunan yang dilakukan pemerintah dae­rah dari sisi sosial, eko­nomi, budaya, serta keberagaman. Melalui survei ini, pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh program pembangunan telah melibatkan semua unsur masyarakat tanpa membedakan suku, agama, etnis, maupun golongan,” ujar Syahendri saat memberikan keterangan di Padang, Selasa (7/7/2026).

Baca Juga  Andre Rosiade: Sumbar ”Darurat” LGBT

Lebih lanjut, Syahendri memaparkan ada empat aspek utama yang diukur dalam survei ini, yaitu aspek ekonomi dengan bobot 30 persen, keberagaman 25 persen, sosial 23 persen, dan budaya 22 persen. Hasil dari akumulasi nilai ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi mendalam bagi pemerintah untuk menyusun program kerja yang tepat sasaran sekaligus memper­kokoh keharmonisan hidup bernegara.

Untuk target yang ditetapkan oleh pemerintah pusat, Kota Padang sebenarnya dibebani sasaran sebanyak 1.250 responden dari berbagai latar belakang, mulai dari ASN, TNI, Polri, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, pelaku UMKM, kelompok tani, buruh, hingga berbagai komunitas lokal.

“Target responden berasal dari berbagai kalangan agar hasil survei benar-benar menggambarkan kondisi masyarakat secara menyeluruh. Karena itu, kami mengajak seluruh responden yang menjadi sasaran agar segera meluangkan waktu untuk mengisi kuesioner Indeks Harmoni Indonesia sebelum batas waktu pengisian berakhir,” tambahnya.

Menariknya, antusiasme warga Kota Padang terbilang sangat luar biasa. Berdasarkan data per 6 Juli 2026, jumlah warga yang berpartisipasi telah menembus angka 8.151 orang—jauh melompati target awal yang diminta pusat. Kendati demikian, Kesbangpol Padang tidak mau berpuas diri dan tetap mendorong keterwakilan semua unsur agar data yang didapat semakin kaya dan valid.

Baca Juga  Dukung Program SPHP, PT Semen Padang dan Polda Sumbar Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Warga Luki

“Yang terpenting bukan hanya jumlah responden, tetapi keterwakilan seluruh unsur masyarakat. Semakin banyak elemen ma­syarakat yang berpartisipasi, semakin akurat pula gambaran tingkat harmoni di Kota Padang sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ke depan,” tegas Syahendri.

Kesbangpol juga mengingatkan bahwa gerbang pengisian kuisioner daring ini masih dibuka luas hingga tanggal 17 Juli  mendatang. Bagi masyarakat yang masuk dalam sasaran responden dapat langsung mengakses tautan resmi di laman https://sur­veiihai.neterra.id/s/surveiihai. Lewat kontribusi nyata ini, Pemko Padang optimistis potret toleransi dan harmoni kota dapat tercermin utuh demi mendukung pembangunan yang adil serta berkelanjutan. (oza)