BERITA UTAMA

Duduk di Kursi Roda, Mak Etek Ditemukan tak Bernyawa

×

Duduk di Kursi Roda, Mak Etek Ditemukan tak Bernyawa

Sebarkan artikel ini
GEGERKAN WARGA— Candra, yang akrab disapa Mak Etek, berusia 70 ditemukan meninggal dunia di atas kursi roda di trotoar Bundaran Air Mancur, tepat di depan Masjid Taqwa Muhammadiyah, kawasan Pasar Raya Padang, Rabu (24/12) siang. Penemuan tersebut sempat menggegerkan warga dan pengunjung yang melintas di lokasi.

PADANG, METROSeorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di atas kursi roda di trotoar Bundaran Air Mancur, tepat di depan Masjid Taqwa Muhammadiyah, kawasan Pasar Raya Padang, Rabu (24/12) siang. Penemuan tersebut sempat menggegerkan warga dan pengunjung yang melintas di lokasi.

Kapolsek Padang Barat, AKP Dwi Angga Prasetyo, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan la­poran penemuan korban diterima pihak kepolisian sekitar pukul 12.50 WIB dari masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian.

“Korban ditemukan da­lam posisi duduk di atas kursi roda dan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar AKP Dwi Angga Pra­setyo, Kamis (25/12).

Korban diketahui bernama Candra, yang akrab disapa Mak Etek, berusia 70 tahun. Ia merupakan warga Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, dan sehari-hari berprofesi sebagai pengemis di kawasan Pasar Raya Padang.

Baca Juga  Pastikan PBNU Netral di Pilpres 2024, Gus Yahya: Jangan ada Capres-Cawapres Atasnamakan NU

Menurut keterangan polisi, informasi awal dite­rima oleh Satgas PP Pasar Raya Padang dari warga yang curiga melihat korban tak bergerak dalam waktu lama. Setelah dilakukan pengecekan dan dipastikan korban telah meninggal dunia, Satgas PP langsung melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polresta Padang.

Sejumlah saksi berada di sekitar lokasi saat penemuan korban, di antara­nya istri korban bernama Endriyani, seorang buruh bernama Edi, serta anggota Satgas PP Pasar Raya Padang, Bayu.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel SPKT Polresta Padang yang dipimpin Pamapta III IPDA Ronny bersama petugas intelijen, identifikasi, Pawas IPDA Saprianto, serta personel Polsek Padang Barat langsung mendatangi lokasi kejadian.

Baca Juga  Disebut Tidak Larang Seks Bebas, Permendikbudristek 30/2021 Dikecam

Petugas melakukan pe­ngamanan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, serta mema­sang garis polisi di sekitar lokasi penemuan jenazah.

AKP Dwi Angga Pra­setyo menambahkan, dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selain itu, uang yang berada di ember hasil me­ngemis korban juga masih utuh.

Sekitar pukul 15.30 WIB, jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Sumatera Barat menggunakan mobil patroli Polresta Padang untuk dilakukan visum luar guna me­ngetahui penyebab pasti kematian.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut. (rom)