METRO SUMBAR

Dosen UIN Malang Lakukan Penelitian di Baznas Padang Panjang

×

Dosen UIN Malang Lakukan Penelitian di Baznas Padang Panjang

Sebarkan artikel ini
Ketua Baznas Padang Panjang, Syamsuarni, S.Ag

PDG. PANJANG, METRO–Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, Kota Malang, Dr. H. Moh. Toriquddin, Lc lakukan penelitian di Baznas Padang Panjang.

Sebagai utusan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UIN Malang, Toriq mengangkat tema penelitian mengenai “Efektivitas Perda Syariah tentang Pengelolaan Zakat “(Studi di Baznas Kota Pa­dang Panjang)”.

Kehadirannya disambut antusias pimpinan Baznas Padang Panjang dengan memfasilitasi segala yang dibutuhkan selama melakukan riset. Seluruh unsur pimpinan Baznas hadir dan turut menyediakan materi presentasi untuk menjawab pokok-pokok penelitian yang telah dikirimkan sebelumnya.

Baca Juga  Lanud Sutan Sjahrir Gelar Vaksinasi Covid-19, Jamin Kenyamanan Konsumen, 150 Karyawan Aciak Mart Divaksin

Ketua Baznas Padang Panjang, Syamsuarni, S.Ag mengapresiasi penelitian ini. “Terima kasih telah memilih Baznas Padang Panjang sebagai objek penelitian dan pastinya nanti akan membawa dampak positif pada pengelolaan zakat di daerah kami ini,” ujarnya. (rmd)

Toriq menjelaskan alasannya memilih Baznas Padang Panjang sebagai objek penelitian, karena berbeda dengan Baznas dae­rah lainnya di Indonesia.

“Saya melihat Bapak Wali Kota Padang Panjang mendapatkan Baznas A­ward dengan kategori kepala daerah pendukung pe­ngelolaan zakat terbaik. Lantaran saya mengangkat soal efektivitas perda zakat, saya rasa akan sangat cocok meneliti di sini,” jelas­nya.

Baca Juga  Pemkab Komit Bantu Pendidikan Siswa Kurang Mampu

Ia memperhatikan Baznas Padang Panjang juga sangat baik dalam hal pendayagunaan dana zakat, terbukti dengan pernah me­raih penghargaan Baznas daerah dengan pendistribusian dan pendayagunaan dana zakat terbaik di Indonesia.

Toriq juga berkesempatan mewawancarai muzaki, Haji Fauzan seorang pedagang yang mempunyai toko mas di Pasar Pusat Padang Panjang, dan mustahik pe­nerima program Warung Zmart yang kedainya sudah mulai berkembang. (rmd)