METRO PADANG

Disnakerin Padang Gelar TOT dan Asesmen KKNI Level 4 Instruktur, Upaya Peningkatan Kompetensi Lembaga Pelatihan Kerja

×

Disnakerin Padang Gelar TOT dan Asesmen KKNI Level 4 Instruktur, Upaya Peningkatan Kompetensi Lembaga Pelatihan Kerja

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA— Kadisnakerin Padang Dian Fakri foto bersama usai membuka metodologi pelatihan TOT dan Asesmen KKNI Level 4 bagi Instruktur LPK.

PURUS, METRO–Dinas Tenaga Kerja dan Per­industrian (Disnakerin) Padang menggelar Metodologi Pelatihan (TOT) dan Asesmen KKNI Level 4 dengan melibatkan 22 peserta Instruktur LPK, Senin (6/5). Pela­tihan ini dibuka Kadisnakerin Padang Ir H Dian Fakri MSP  di Mercure Hotels Padang.

“Pelatihan ini  merupakan salah satu usaha pemerintah dalam upaya peningkatan Kom­petensi  Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) swasta  di Kota Padang dalam upaya mencapai standar mutu lembaga,” ujar  Dian Fakri didampingi Kabid Pentalattas Widia Afriyanti SSTp MM, Rabu (8/6).

Dikatakan Dian, permasalahan yang timbul dalam Pembinaan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Kota Padang sangatlah kompleks, terutama setelah bergulirnya UU No 23 / 2014 tentang Pemerintahan Da­erah. Sehingga, instansi yang menangani ketenagakerjaan di kabupaten dan kota belum sepenuhnya bisa melaksanakan tupoksi bidang pelatihan dan produktivitas terutama dalam melakukan pembinaan terhadap LPK.

Baca Juga  Hujan Lebat Guyur Padang, Jumlah Titik Banjir masih Banyak

Hal demikian akan me­ng­akibatkan terabaikannya pelayanan dan pembinaan terhadap Pember­dayaan LPK secara umum di Kota Padang. Guna mengantisipasi hal tersebut maka Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Padang memberikan  Me­todologi Pelatihan (TOT) dan Asesmen KKNI Level 4 untuk instruktur.

Bagi pemerintah sendiri keberadaan LPK merupakan mitra penting dalam mengurangi pengangguran. Oleh karena itu Meto­dologi Pelatihan (TOT) dan Asesmen KKNI Level 4 untuk “Instruktur ini sangatlah memberi arti penting bagi LPK. Manfaatkanlah informasi yang diterima dari pelatihan ini sebaik-baiknya, agar kompetensi pencari kerja peserta latihan di lembaga latihan saudara  dapat menembus pasar kerja baik dalam maupun luar negeri,” ungkap Dian.

Baca Juga  Wacana Padang Kota Seratus Benteng Kian Matang, Tim CB-P: 132 Benteng Jepang Sudah Dipetakan

“Melalui kesempatan Metodologi Pelatihan (TOT) dan Asesmen KKNI Level 4 untuk Instruktur ini kami harapkan terjalin komunikasi yang baik antara para peserta dan penyelenggara, sehingga tugas-tugas yang kita emban dalam rangka mengurangi angka pengangguran dan penyiapkan kompetensi anak bangsa dimasa depan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya,” lanjut Dian.

Dikatakan Dian, melalui pelatihan ini diminta peserta mendapatkan informasi yang sebanyak-banyak tentang kelembagaan hendaknya dapat mela­porkan aktivitas LPK baik lulusan maupun program-program pelatihan yang diselenggarakan minimal sekali 6 bulan ke Disnakerin Padang sebagai bahan evaluasi dan koordinasi demi kesinambungan terlaksananya pelatihan ini pada waktu mendatang.

“Sehingga semakin ba­nyak LPK-LPK yang mengi­kuti pelatihan seperti ini, ten­tu akan semakin baik penyelenggaraan pelatihan dan produktivitas tenaga kerja,” ujar Dian. (boy)