METRO SUMBAR

Dinas Kominfo Sijunjung, Gelar Pelatihan Komputer dan Digitalisasi untuk Siswa SMA/SMK

×

Dinas Kominfo Sijunjung, Gelar Pelatihan Komputer dan Digitalisasi untuk Siswa SMA/SMK

Sebarkan artikel ini

SIJUNJUNG, METRO–Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung melalui Dinas Kominfo memberikan pelatihan dasar komputer bagi siswa tingkat SMA/SMK yang ada di Sijunjung. Kegiatan itu diikuti sebanyak delapan siswa dari enam sekolah menengah atas. Program sosialisasi par­tisipatif  itu berupa pelatihan basis dasar komputer bagi pelajar yang digagas Dinas Kominfo, bertempat di Media Center Diskominfo, Sijunjung pada Senin (29/6).

Kepala Dinas Kominfo, drg. Ezwandra, M.Sc, didampingi Kabid dan Pejabat Fungsional Teknologi dan Informatika selaku panitia kegiatan mengatakan, pelatihan akan berlangsung hingga 10 Juli mendatang diikuti oleh 8 siswa dari SMA 1, SMA 2, SMK 1, SMK 3, SMA 4, dan SMA 9 Sijunjung.

Baca Juga  Koramil 01/PP Gelar Lomba Kemerdekaan

“Melalui pembekalan keterampilan teknologi informasi ini, kita harapkan generasi muda Sijunjung tidak hanya sekadar menjadi konsumen teknologi atau pengguna yang menghabiskan waktu di dunia maya, melainkan mampu bertransformasi menjadi produsen kreatif dan inovatif yang siap menciptakan peluang baru di era digital,” tuturnya.

Digitalisasi saat ini menjadi tantangan baru dalam setiap aktifitas di tengah masyarakat. “Kemajuan teknologi saat ini mengharuskan  untuk cakap digital, karena hampir seluruh lini kehidupan saat ini mulai dari komunikasi hingga sektor ekonomi telah terin­tegrasi dengan teknologi,” jelas Ezwandra. “Terutama bagi siswa dan generasi muda, mereka akan ber­hadapan dengan digitalisasi ini untuk kedepan. Sehingga perlu peran Dinas Kominfo untuk mem­berikan pengetahuan dan pembekalan terkait hal itu,” katanya menambahkan.

Baca Juga  Polres Pasaman Bersama Dinkes, Lokasi Korban Pengungsian Difogging

Pihaknya mengatakan, program serupa di tengah masyarakat terus digencarkan meski di tengah keterbatasan efisiensi. “Kita berkomitmen untuk terus mengawal digitalisasi di tengah masyarakat, peme­rintahan, maupun organisasi,” ungkapnya.

Dijelaskannya, penerapan program tersebut bagi masyarakat merupakan salah satu upaya pembekalan bagaimana memanfaatkan teknologi digitalisasi, serta mencegah penyimpangan dan dampak negatif dari teknologi itu sendiri. “Tentunya jika digunakan dengan tepat akan memberikan dampak positif. Pun sebaliknya, dampak negatif teknologi ini juga perlu kita antisipasi di tengah masyarakat. Sehingga perlu adanya pembinaan, sosialisasi, arahan dan pembekalan,” tambahnya. (ndo)