PADANG, METRO— Melakukan pemeriksaan serta perawatan sepeda motor secara berkala di bengkel resmi menjadi langkah penting untuk menjaga performa kendaraan tetap optimal. Selain itu, menjaga kebersihan sepeda motor juga berperan besar dalam mempertahankan kondisi kendaraan agar tetap awet, aman, dan nyaman digunakan.
Kotoran seperti debu, lumpur, atau sisa-sisa kotoran yang menempel pada bodi maupun komponen motor dapat menimbulkan kerak. Jika dibiarkan terlalu lama, kerak tersebut berpotensi merusak lapisan cat pada bodi serta mempercepat proses korosi pada sejumlah komponen kendaraan.
Kepala Bengkel Hayati Pemuda, Ilham Nuzul, mengatakan masih banyak pengendara yang kurang memperhatikan kondisi sepeda motornya. Kesibukan atau kurangnya pengetahuan sering menjadi alasan utama mengapa perawatan kendaraan tidak dilakukan secara rutin.
Selain itu, kebiasaan membawa barang berlebihan atau menaruh barang sembarangan di dalam bagasi juga berpotensi menimbulkan kerusakan pada sepeda motor.
Menurut Ilham, terdapat beberapa benda yang sebaiknya tidak berada di dalam atau di sekitar sepeda motor karena dapat memicu risiko bahaya. Benda-benda seperti kain, plastik, atau kertas misalnya, termasuk bahan yang mudah terbakar.
Jika benda-benda tersebut tersangkut pada bagian pipa knalpot, risiko kebakaran dapat meningkat. Bahkan dalam beberapa kasus, benda-benda tersebut bisa terselip di bagian dalam motor karena dibawa oleh tikus yang masuk ke sela-sela kendaraan.
Selain itu, pengendara juga diimbau untuk tidak menyimpan korek api atau benda berbahan logam seperti obeng, kaleng cat semprot, dan sejenisnya di dalam bagasi. Hal tersebut berisiko menimbulkan korsleting listrik karena posisi bagasi bawah jok pada beberapa jenis motor cukup dekat dengan aki kendaraan.
“Periksa rutin dan pastikan setiap bagian sepeda motor bersih dari benda-benda tersebut, khususnya pada area pipa knalpot, jok motor, dan boks depan. Jangan lupa untuk rutin mencuci sepeda motor,” ujar Ilham.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan area parkir kendaraan di rumah. Garasi yang bersih dapat mengurangi risiko tikus masuk dan membuat sarang di bagian dalam sepeda motor.
Salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan membersihkan area parkir secara rutin. Menaburkan kapur barus di sekitar lantai garasi juga dapat membantu mencegah tikus mendekati kendaraan.
Selain itu, pemilik kendaraan juga diimbau untuk tidak meletakkan peralatan seperti tools kit maupun buku pedoman pemilik secara sembarangan di bagasi bawah jok. Benda-benda tersebut sebaiknya disimpan pada tempat khusus yang telah disediakan.
Ilham menambahkan, langkah-langkah sederhana tersebut dapat membantu menjaga kondisi sepeda motor tetap prima dalam jangka waktu lama.
“Dengan melakukan beberapa hal sederhana di atas, sepeda motor akan lebih awet, aman dan nyaman dikendarai. Lakukanlah pemeriksaan dan perawatan sepeda motor di bengkel AHASS terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan oleh mekanik berpengalaman. Manfaatkan layanan booking service untuk bebas antri,” tutupnya. (rom)






