SAWAHLUNTO, METRO— Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto memberikan apresiasi kepada satuan kerja (satker) dengan capaian realisasi anggaran terbaik berdasarkan rekap realisasi anggaran satker di Lingkungan Kemenag Kota Sawahlunto sampai dengan 30 September 2026. Berdasarkan data resmi tersebut, MTsN 2 Kota Sawahlunto berhasil mencatatkan persentase realisasi anggaran tertinggi dengan capaian 88,20 persen. Dari total pagu anggaran sebesar Rp.649.484.000, MTsN 2 telah merealisasikan sebesar Rp.572.853.698.
Capaian tersebut menempatkan MTsN 2 di posisi teratas, mengungguli satker lainnya di lingkungan Kemenag Kota Sawahlunto.
Di posisi kedua, ditempati Kantor Kemenag Kota Sawahlunto (Bimas Islam) dengan realisasi 76,91 persen. Dari pagu Rp,267.019.000, terealisasi sebesar Rp.205.365.412.
Sementara itu, di posisi ketiga ditempati MAN Kota Sawahlunto dengan capaian realisasi 76,59 persen, dari pagu Rp.708.163.000 dengan realisasi Rp.542.366.499.
Kepala Kantor Kemenag Kota Sawahlunto, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.M., pada Kamis (1/10) usai pelaksanaan Upacara Hari Kesaktian Pancasila menyampaikan apresiasi kepada seluruh satker yang telah menunjukkan kinerja optimal dalam merealisasikan anggaran sesuai dengan perencanaan. “Kami memberikan apresiasi kepada satker yang telah menunjukkan kinerja dalam merealisasikan anggaran sesuai perencanaan. Ini adalah bentuk komitmen kita bersama dalam tata kelola anggaran yang baik,” ujar Zulkifli, Kamis (1/10).
Ia berharap, apresiasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh satker di lingkungan Kemenag Kota Sawahlunto untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan dan penyerapan anggaran.
Menurutnya, penyerapan anggaran harus tetap memperhatikan prinsip ketepatan sasaran, efektivitas, efisiensi, serta akuntabilitas.
Secara keseluruhan, dari total pagu anggaran Kemenag Kota Sawahlunto sebesar Rp.22.131.520.000, realisasi sampai dengan 30 September 2026 tercatat sebesar Rp.15.401.508.664, dengan sisa pagu sebesar Rp.6.730.011.336.
“Capaian tersebut menjadi bahan evaluasi bersama menjelang akhir tahun anggaran 2026, sekaligus mendorong setiap satker untuk memastikan pelaksanaan program dan kegiatan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tuturnya. (pin)






