METRO PADANG

Cair 3 Bulan Sekaligus!, Ringankan Dapur Warga, Bulog 18 Ton Beras Bantuan di Lubeg

×

Cair 3 Bulan Sekaligus!, Ringankan Dapur Warga, Bulog 18 Ton Beras Bantuan di Lubeg

Sebarkan artikel ini
BERAS UNTUK WARGA— Wawako Maigus Nasir bersama Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman dan Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumbar R. Darma Wijaya, menyerahkan Cadangan Pangan Pemerintah, di Halaman Kantor Lurah Koto Baru Nan XX, Minggu (13/9). Bulog Sumbar menyalurkan alokasi tiga bulan sekaligus sebesar 18,870 ton beras kepada 629 PBP.

KOTO BARU, METRO Warga Kelurahan Koto Baru Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, tampak sumringah memadati halaman kantor lurah pada Minggu pagi, 13 September 2026. Di bawah cuaca yang cukup bersahabat, deretan karung beras berukuran 30 kilogram tersusun rapi, menanti untuk dibagikan kepada ratusan warga yang berhak menerima.

Penyaluran cadangan pangan pemerintah ini bukan sekadar agenda seremonial biasa, melainkan wujud nyata kehadiran ne­gara di tengah dinamika ekonomi masyarakat ba­wah yang tengah berjuang menjaga stabilitas dapur rumah tangga mereka.

Kehadiran para tokoh penting, mulai dari unsur pimpinan daerah hingga legislator pusat, menegaskan bahwa distribusi bantuan pangan dari Perum BULOG Wilayah Sumatera Barat kali ini mendapat perhatian serius dari berbagai lini pemerintahan. Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir yang mendampingi Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman hadir langsung untuk memastikan penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Semoga bantuan yang diterima masyarakat ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Kami juga berharap dukungan dan pe­ngawasan dari Perum BULOG bersama DPR RI agar program ini dapat terus berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” ucap Maigus Nasir.

Program yang digulirkan Perum BULOG Sumbar hari itu difokuskan untuk menuntaskan alokasi distribusi periode Juli, Agustus, dan September 2026. Berdasarkan data di lapangan, khusus di Kelurahan Koto Baru Nan XX, tercatat sebanyak 629 Penerima Bantuan Pangan (PBP) berhak membawa pulang total alokasi 18,870 ton beras.

Baca Juga  Pasar Raya makin Centang-Perenang

Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan jatah 10 kilogram beras per bulannya, sehingga akumulasi untuk tiga bulan sekaligus membuat mereka masing-masing mengantongi 30 kilogram beras.

Di balik pembagian beras tersebut, para pejabat yang hadir juga menitipkan pesan penting terkait ketahanan pangan mandiri. Wakil Wali Kota Maigus Nasir tak lupa mengingatkan warga agar tidak hanya bergantung pada bantuan semata, melainkan mulai mengoptimalkan pekarangan rumah masing-masing.

 

“Kami juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada di sekitar rumah untuk me­nanam kebutuhan pangan, seperti cabai, sayuran, dan tanaman pangan lainnya. Dengan begitu, sebagian kebutuhan pangan rumah tangga dapat dipenuhi secara mandiri,” ujarnya sembari menjelaskan bahwa Pemkot Padang juga telah menggandeng Bank Indonesia Perwakilan Sumbar untuk memfasilitasi penyediaan bibit gratis lewat program urban farming.

Sementara itu, pengawasan melekat menjadi kunci utama agar program kerakyatan ini tidak salah sasaran. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman menegaskan bahwa kunjungannya ke Padang kali ini merupakan bagian dari fungsi kontrol dewan terhadap kebijakan pemerintah di daerah.

Baca Juga  Mahasiswa Sejarah Unand Gelar Bedah Buku

“Kita terus melakukan pengawasan agar bantuan ini benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Kita juga mendorong Perum BULOG agar alokasi bantuan untuk Oktober, November, dan Desember dapat dipercepat penyalurannya,” tutur Alex di hadapan warga dan tamu undangan yang ha­dir, termasuk Kepala Dinas Pertanian Yoice Yuliani serta Camat Lubuk Begalung Ikrar Prakarsa.

Di sisi lain, Pemimpin Wilayah Perum BULOG Sumatera Barat R. Darma Wijaya memaparkan skala masif dari program penugasan pemerintah ini. Menurutnya, khusus untuk wilayah Kota Padang secara keseluruhan, total penerima manfaat mencapai 74.716 PBP dengan total pagu bantuan beras menembus angka 2.241,480 ton.

Besarnya angka ini menunjukkan betapa krusialnya peran logistik pangan dalam meredam gejolak harga di pasar. Darma juga menambahkan bahwa distribusi ini merupakan manifestasi nyata dari visi besar pembangunan nasional. “Bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah bersama DPR sesuai dengan Asta Cita Bapak Presiden.

Mudah-udahan bantuan ini dapat membantu dan meringankan beban ma­syarakat serta memudahkan urusan perekonomian Bapak dan Ibu semua,” pungkasnya menutup rangkaian acara penyaluran yang berlangsung tertib dan penuh kebersamaan tersebut. (oza)