METRO SUMBAR

Bupati Pasaman Kunjungi Masjid Nurul Ikhwan Nagari Panti Selatan, ”Sudah 17 Tahun TSR Pemkab tak ke Sini”

×

Bupati Pasaman Kunjungi Masjid Nurul Ikhwan Nagari Panti Selatan, ”Sudah 17 Tahun TSR Pemkab tak ke Sini”

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN--Bupati Pasaman Benny Utama saat menyerahkan bantuan pembangunan Masjid Nurul Ikhwan Kampuang Tongah, Jorong Petok Timur Nagari Panti Selatan Kecamatan Panti Pasaman.

PASAMAN, METRO–Tokoh masyarakat Kampuang Tongah, Jorong Petok Timur Nagari Panti Selatan Kecamatan Panti Pasaman Masri SPd me­nyebutkan sudah 17 tahun lamanya Tim Safari Ramadhan (TSR) Pemkab Pa­saman tidak pernah me­ngunjungi daerah mereka.

”Kunjungan terakhir pada tahun 2005 lalu, saat Pak Benny Utama menjadi Wakil Bupati Pasaman wak­tu itu,” ungkap Masri disela-sela acara kunju­ngan safari ramadhan Bupati Pasaman Benny Utama di Mas­jid Nurul Ikhwan. Kampung Tongah, Jorong Petok Ti­mur, Selasa malam (11/4) .

“Kami bangga dan se­nang telah dikunjungi Bupati Pasaman. Atas nama masyarakat kami mengucapkan terima kasih kepada Benny Utama yang telah membangun dan memajukan kampung ini. Jalan sudah bagus, sarana pendidikan, air bersih su­dah mencukupi,” ujar Masri.

Namun, kata dia, keluhan warganya saat ini belum tersedianya sarana kesehatan di perkampu­ngan tersebut, oleh sebab itu kata dia, warga berharap kepada Bupati agar dibangunkan sarana kesehatan di Kampuang Tongah.

Baca Juga  Lansia dan Penyandang Disabilitas Terima Bantuan Makanan

Menjawab harapan ma­syarakat, Bupati Benny Utama menjelaskan, bahwa tugas utama pemerintah itu adalah melayani dan memenuhi hak-hak dasar masyarakat.  Seperti contoh membangun akses jalan, sarana pendidikan, kesehatan, air bersih dan fasilitas umum lainnya, dengan memperhatikan skala prioritas, sesuai dengan ketercukupan anggaran setiap tahunnya.

Khusus di bidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten Pasaman mulai ta­hun 2022 ini menyediakan layanan kesehatan gratis bagi seluruh jiwa ma­sya­rakatnya, melalui asuransi BPJS senilai Rp.56 milyar, sepenuhnya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pasaman.

Di samping itu, lanjut bupati, guna memberi kemu­dahan bagi masyara­kat, dilun­curkan pula program sa­tu jorong satu po­lyndes, se­bagai upaya men­dekat­kan pelayanan kepada warga. “Di Kabupaten Pasaman ter­dapat 225 jorong, 105 di an­tara­nya sudah ada po­lyn­des dan 120 jorong lagi belum. Maka secara bertahap, ta­hun ini kita bangun 72 polyndes, dengan target dia­khir masa jabatan saya, se­luruh jorong di Pasaman su­dah berdiri masing-ma­sing satu polyndes,” ujar Benny.

Baca Juga  Diduga Hendak Tawuran Gunakan Sajam, Polsek Koto XI Tarusan Amankan 7 Palajar

Jadi, kata bupati, tidak ada alasan bagi masya­rakat Pasaman untuk tidak berobat bila sakit, karena biayanya sudah ditanggung pemerintah. “Manfaatkan layanan berobat gratis. Jika ti­dak sembuh di polyndes, pergi ke puskesmas. Jika ti­dak sembuh juga, berobat ke Rumah Sakit daerah Lubuksikaping, dan jika butuh pe­nanganan lebih lengkap dirujuk ke rumah sakit Ahmad Mukhtar, atau M. Dja­mil di Padang,” ujar Benny. (mir)