METRO PADANG

BPBD Padang Imbau Warga Waspada Bahaya Kebakaran

×

BPBD Padang Imbau Warga Waspada Bahaya Kebakaran

Sebarkan artikel ini
PEMADAMAN— Petugas Damkar Kota Padang memadamkan api yang membakar warung makan milik warga di jalan raya Indarung, RT 001 RW 003, Kelurahan Tanah Sirah, Kecamatan Lubuk Begalung pada Minggu (21/7) sore.

PADANG, METRO–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap bahaya kebakaran di tengah cuaca panas yang terjadi beberapa waktu belakangan.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton meminta masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan yang dapat mengakibatkan kebakaran. Kemudian, ia mengimbau warga yang hendak keluar rumah untuk memperhatikan kembali kondisi kompor di rumah telah mati.

“Akibat kondisi cuaca terik panas yang terjadi di Kota Padang beberapa hari terakhir, sesuatu yang tidak diinginkan seperti kebakaran dapat terjadi apabila masyarakat tidak waspada,” katanya, Senin (22/7) siang.

Masyarakat, katanya, dilarang membuka lahan dengan cara membakar, apalagi dengan kondisi cuaca panas terik di Kota Padang yang mana pada saat sekarang mencapai 31 derajat celcius.

“Kemudian sama halnya antisipasi, kewaspadaan kebakaran rumah padat penduduk. Karena kondisi panas ditambah dengan angin, jika terjadi kebakaran pastinya akan sangat cepat meluas apalagi jika rumah yang terbakar itu berbahan kayu,” katanya.

Hendri Zulviton sesumbar mengeklaim pihaknya terus melakukan sosialiasi langsung ke masyarakat akan pencegahan kebakaran.

Selain itu, ia juga mengaku BPBD Kota Padang juga bekerjasama dengan Lurah dalam sosialisasi bahaya kebakaran. “Kami memohon bantuan 104 Lurah dan 11 Camat sosialisasi ke masyarakat terkait pencegahan dan dampak bahaya kebakaran,” katanya.

Baca Juga  Terbaik Dalam Penyelenggaraan Statistik EPPS 2023, Sekda  Lakukan Evaluasi dan Sosialisasi

Personel BPBD Kota Padang, katanya, disiagakan 1x 24 jam. Adapun jumlah personel sebanyak 30 orang dari unit Rescue dan Pusat Kendali Operasi (Pusdalops) dibagi tiga sif untuk bersiaga.

“Masyarakat yang membakar sampah dengan kapasitas besar dan warga merasa terganggu dan berbahaya, maka dapat melaporkan ke Kelurahan, Kecamatan atau petugas terkait,” tuturnya.

Masyarakat juga bisa memanfaatkan kanal pengaduan darurat via kontak 112 serta BPBD Kota Padang dengan nomor telepon, 0751-778775, WhatsApp 085891522181 dan radio komunikasi atau Handy Talky (HT) di frekuensi 170.300 MHz untuk melaporkan kejadian pohon tumbang, banjir, longsor dan bencana alam lainnya yang terjadi di sekitarnya.

Warung Makan Warga Hangus Dilahap Si Jago Merah

Sebelumnya, warung makan milik warga di Jalan Raya Indarung, RT 001 RW 003, Kelurahan Tanah Sirah, Kecamatan Lubuk Begalung pada Minggu (21/7) sore hangus dilahap si jago merah.

Layanan Padang Command Center 112 Kota Padang yang mendapat laporan langsung meneruskan informasi tersebut ke pihak Damkar Kota Padang yang langsung menurunkan sebanyak 7 unit mobil pemadam kebabakaran dan 70 personil yang dikerahkah untuk memadamkan api. “Tujuh unit mobil pemadam kebakaran dan Tujuh Puluh Personil langsung kami kerahkan untuk memadamkan api,” kata Kepala Bidang Operasional Damkar Kota Padang, Rinaldi.

Baca Juga  Moeldoko Tebar Janji ke Petani Dharmasraya

Disisi lain, penyebab kebakaran belum diketahui dari mana api berasal, itu adalah wewenang kepolisian mencari tau dari mana asal mula api tersebut.

“Penyebab kebakaran ini belum diketahui , namun bagaimana pastinya penyebab kebakaran itu adalah wewenang kepolisian mencari tau asal mula dari mana api tersebut,” katanya.

Rinaldi mengatakan pihaknya mengalami kesulitan dalam memadamkan api yang disebabkan warga yang merapat dan susah untuk digeser. “Dalam memadamkan api kami mengalami kesulitan karena warga tidak mau di geser dan merapat terus, sehingga pergerakan anggota kami menjadi terganggu,” katanya.

Selanjutnya, dalam kejadian kebakaran ini tidak ada yang terluka dan tidak ada korban jiwa dan banyak kerugian. “Alhamdulillah kejadian kebakaran ini, setelah kami padamkan api untuk tidak ada korban luka-luka dan korban meninggal juga Nihil. Kerugian Kurang Lebih Rp1 milyar dan terselamatkan Rp5 miliar,” katanya. (brm)