METRO BISNIS

Bank Sampah Jadi Motor Perubahan Lingkungan, PLN Hadirkan Dukungan Sarana dan Manajemen Pengolahan Sampah Secara Digital

×

Bank Sampah Jadi Motor Perubahan Lingkungan, PLN Hadirkan Dukungan Sarana dan Manajemen Pengolahan Sampah Secara Digital

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru – Persoalan sampah masih menjadi salah satu tantangan utama di kawasan perkotaan. Pertumbuhan jumlah penduduk, meningkatnya aktivitas ekonomi, serta perubahan pola konsumsi masyarakat menyebabkan volume sampah terus bertambah dari tahun ke tahun. Di tengah kondisi tersebut, penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat dinilai menjadi salah satu solusi yang mampu menjawab tantangan lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN Peduli bertajuk “PLN Circular Waste Initiative – Program Bank Sampah Tahun 2026”, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah turut mengambil bagian dalam mendorong pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan di Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

Program ini diserahkan langsung oleh Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Sumbagteng Osta Melanno bersama jajaran Manajemen dan pegawai PLN UIP Sumbagteng yang diterima langsung oleh Ketua Bank Sampah Dalang Collection dan disaksikan oleh Anggota Kelompok serta Tokoh Masyarakat Kelurahan Bambu Kuning pada Kamis (25/6).

Penerima manfaat program ini adalah Bank Sampah Dalang Collection, kelompok masyarakat yang selama ini aktif menggerakkan pengelolaan sampah di lingkungan sekitar. Dalam aktivitasnya, kelompok ini tidak hanya melakukan pengumpulan dan pemilahan sampah, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengurangan sampah sejak dari sumbernya.

Melalui program TJSL PLN Peduli, dukungan yang diberikan tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana operasional, tetapi juga penguatan tata kelola kelembagaan. Bantuan yang disalurkan mencakup mesin pres pengolahan sampah, peralatan kebersihan, serta Aplikasi Pengelolaan Bank Sampah (SIMBAH) yang dirancang untuk mendukung administrasi dan pengelolaan data secara digital. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah sekaligus memperkuat kapasitas organisasi dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

Baca Juga  Promo Oktober di Menara Agung, Beli Honda EM1 e: Diskon Rp 18,8 Juta

Ketua Bank Sampah Dalang Collection, Soffia Seffen, mengatakan bahwa bantuan yang diberikan PLN menjawab kebutuhan yang telah lama dirasakan oleh kelompoknya dalam menjalankan kegiatan pengelolaan sampah.

“Selama bertahun-tahun kami berharap memiliki fasilitas yang dapat menunjang kegiatan pengelolaan sampah secara lebih optimal. Alhamdulillah, melalui Program TJSL PLN Peduli, harapan yang selama ini kami nantikan akhirnya dapat terwujud. Bantuan ini bukan hanya memperkuat operasional kami, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus mengembangkan bank sampah dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan sarana dan sistem pengelolaan akan membantu kelompoknya meningkatkan kualitas layanan, memperluas jangkauan edukasi lingkungan, serta meningkatkan nilai ekonomi sampah yang berhasil dikelola oleh masyarakat.

Sementara itu, Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Sumbagteng, Osta Melanno, yang mewakili General Manager PLN UIP Sumbagteng, menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pembangunan sosial dan pelestarian lingkungan melalui program TJSL yang berkelanjutan.

Menurutnya, PLN tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga berupaya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.

Baca Juga  Jalan Tol Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Sumbar

“Sebagai perusahaan yang tidak hanya berfokus pada penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan, PLN juga memiliki komitmen untuk memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan sosial dan pelestarian lingkungan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang dirancang untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Osta.

Ia menjelaskan bahwa melalui PLN Circular Waste Initiative, PLN mendorong penerapan ekonomi sirkular yang menempatkan sampah sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan kembali sehingga menghasilkan manfaat lingkungan, sosial, maupun ekonomi. Program ini juga menjadi bagian dari dukungan PLN terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek pengelolaan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ekonomi lokal.

Program ini juga selaras dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui upaya pengurangan timbulan sampah, peningkatan praktik daur ulang, serta penguatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Melalui pendekatan ekonomi sirkular, program ini diharapkan mampu menciptakan manfaat lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Ke depan, PLN UIP Sumbagteng berharap Program Circular Waste Initiative tidak hanya menjadi kegiatan bantuan sosial semata, tetapi mampu berkembang menjadi model pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang berkelanjutan, menciptakan nilai ekonomi baru, sekaligus memperkuat budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.(*)