SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Baliho dan Spanduk Bacaleg Banyak Dirusak, Pj Wako Ingatkan Warga lebih Partisipatif

×

Baliho dan Spanduk Bacaleg Banyak Dirusak, Pj Wako Ingatkan Warga lebih Partisipatif

Sebarkan artikel ini
DIRUSAK— Coretan tidak sepantasnya pada salah satu capres dalam Pemilu tahun 2024.

SAWAHLUNTO, METRO–Maraknya bermunculan baliho dan spanduk para peserta Pemilu yaitu Pileg dan Pilpres tahun 2024 pada setiap tempat-tempat strategis yang ada di sepanjang jalan Kota Sawahlunto, membuat su­asana Pemilu yang akan berlangsung di tahun 2024 sudah terasa hawanya.

Situasi panas sudah terasa karena ada sebagian dari Baliho dan Span­duk tersebut yang telah robek dan tercoret-coret oleh OTK ( Orang Tak Dikenal), sehingga membuat keributan disebagian pendukung dari para peserta Pemilu tersebut baik Pileg maupun Pilpres.

Baca Juga  Pj Wako Sa­wahlunto Bahas Tindaklanjut Investasi Energi Baru

Informasi yang dihimpun POSMETRO di lapangan memang banyak terdapat coretan yang tidak bertanggung jawab dari OTK.

Pejabat Walikota Zef­nihan menghimbau kepada Pemilih warga Sawahlunto agar lebih partisipatif di tahun 2024. Karena satu suara dari pilihan kita akan menentukan arah pembangunan kedepannya.

“Kedepankan lah Pe­milu Badunsanak dan aman, sehingga situasi jelang Pemilu menjadi damai. Tidak ada aksi-aksi saling menjatuhkan. Semua orang berhak dalam penentuan pilihannya dan memperkenalkan calon-calonnya. Sukses kan Pe­milu Badunsanak mulai sekarang sampai tahun 2024,” ujarnya.

Baca Juga  Akibat Penambangan dan Galian di Sijunjung, Lahan Pertanian Produktif Banyak Rusak

Dia juga menekankan agar ASN mengedepankan netralisasi, meskipun memiliki hak pilih, bijaklah dalam menghadapi Pileg dan Pilpres.

Ketua KPU Sawahlunto Hamdani menyebutkan, KPU belum mengeluarkan aturan terkait pemasangan Baliho dan Spanduk para peserta Pemilu tahun 2024. Karena Daftar Calon Tetap (DCT) belum keluar.

“Untuk Sekarang ma­sih sosialisasi dari para peserta Pemilu. Aturan bagi peserta Pemilu dalam pemasangan Baliho dan Span­duk saat ini masih dalam lingkup Pemda Sa­wah­lunto,” pungkasnya. (pin)