METRO PADANG

Bakar Semangat 100 Ketua OSIS Se-Indonesia, Wawako Padang: Pemimpin Bukan untuk Cari Panggung!

×

Bakar Semangat 100 Ketua OSIS Se-Indonesia, Wawako Padang: Pemimpin Bukan untuk Cari Panggung!

Sebarkan artikel ini
LATIHAN KEPIMPINAN— Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menjadi pemateri dalam latihan kepemimpinan bagi 100 Ketua OSIS dan MPK se-Indonesia di Studio Hasnawi Karim, Asrama Haji Embarkasi Padang, Kamis (13/8). Pelatihan yang digelar oleh Yayasan Proklamator Bung Hatta ini mengangkat tema “Dari Individualisme Menuju Masyarakat Kooperatif” dan diikuti peserta dari 21 provinsi di Indonesia.

PADANG, METROWakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menjadi pemateri dalam latihan kepemimpinan bagi 100 Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) se-Indonesia di Studio Hasnawi Karim, Asrama Haji Embarkasi Padang, Kamis (13/8). Pelatihan yang digelar oleh Yayasan Proklamator Bung Hatta ini mengangkat tema “Dari Individualisme Menuju Masyarakat Ko­operatif” dan diikuti peserta dari 21 provinsi di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Maigus Nasir berbagi pengalaman mengenai bagaimana menjadi pemimpin yang berkualitas, bertanggung jawab, serta mampu membawa perubahan positif. Ia menekankan bahwa jabatan Ketua OSIS maupun MPK merupakan sebuah ama­nah untuk menjaga nama baik dan memajukan se­kolah.

Menurutnya, seorang pemimpin tidak lahir untuk membesarkan nama dirinya sendiri, melainkan untuk menggerakkan anggota, membangun semangat kebersamaan, dan menciptakan ruang berkontribusi bagi setiap orang.

Maigus Nasir menegaskan, menjadi pemimpin atau siswa nomor satu di sekolah memiliki tanggung jawab yang besar. Karena itu, seorang pemimpin tidak boleh semena-mena dan memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi.

Ia juga mengingatkan pentingnya sikap terbuka dan mau mendengarkan aspirasi dalam menjalankan organisasi. “Seorang pemimpin harus terbuka terhadap aspirasi, mau mendengar, berdiskusi, serta mengedepankan musyawarah sebelum me­ngambil keputusan. Jadilah pemimpin yang mampu berkolaborasi dalam pelaksanaan program kerja,” lanjutnya.

Baca Juga  Andre Rosiade Kecam Penembakan Perantau Minang di Papua, Siap Kawal Kasusnya

Lebih lanjut, Maigus memaparkan esensi utama dari sosok seorang pe­mimpin di tengah dinamika organisasi sekolah. “Pe­mimpin itu adalah motivator, fasilitator, dinamisator. Pemimpin itu adalah yang mau mendengar dan mau bermusyawarah. Pe­mimpin seperti itu yang dibutuhkan,” tuturnya.

Ia berharap pembeka­lan ini dapat menjadi bekal nyata dalam menjalankan amanah di sekolah masing-masing sekaligus mempersiapkan para siswa sebagai calon pemimpin masa de­pan. “Mimpi besar saya, akan lahir pemimpin-pe­mimpin hebat Indonesia dari anak-anak muda yang hari ini sedang belajar memimpin, termasuk dari para Ketua OSIS dan MPK yang hadir di sini,” pungkas Maigus. (*)