SAWAHLUNTO, METRO–Pemko Sawahlunto memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mendukung aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kebijakan WFA bukan hanya penyesuaian pola kerja, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk UMKM,” kata Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra.
Dijelaskan Riyanda, kebijakan tersebut tetap mengedepankan disiplin, kinerja, dan kualitas pelayanan publik sesuai standar.
“ASN didorong bekerja secara online atau daring dari kawasan UMKM, seperti di Pasar Kuliner Silo, dengan tetap menjaga efektivitas kerja dan tanggung jawab pelayanan,” jelasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sawahlunto Tatang Sumarna mengatakan kehadiran ASN di kawasan UMKM berpotensi meningkatkan interaksi ekonomi dan mendorong pergerakan usaha masyarakat.
“Hal ini diharapkan dapat berdampak pada peningkatan kunjungan dan transaksi pelaku UMKM,” sebutynya.
Selain itu pendekatan menjadi salah satu cara mendorong penguatan ekonomi lokal secara adaptif.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sawahlunto Halomoan menegaskan pelaksanaan WFA bukan berarti libur atau cuti bagi ASN.
“WFA merupakan penyesuaian lokasi kerja, sehingga tugas dan tanggung jawab tetap dijalankan sesuai ketentuan,” jelasnya.
Fleksibilitas lokasi kerja harus diimbangi dengan disiplin dan kinerja agar pelayanan publik tetap optimal.
“Pelaksanaan WFA yang merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat ini tetap dalam pengawasan dan evaluasi agar tidak menurunkan kualitas pelayanan publik,” bebernya. (pin)





