METRO SUMBAR

Gubernur Mahyeldi: IKM Energi Besar Pembangunan Sumbar

×

Gubernur Mahyeldi: IKM Energi Besar Pembangunan Sumbar

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA—Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah berfoto bersama dengan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Minang (IKM) periode 2025–2030 saat pengukuhan di gedung DPR RI, Sabtu (11/4).

PADANG, METRO–Pengurus Dewan Pim­pinan Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Minang (IKM) periode 2025–2030 resmi dikukuhkan, kegiatan pe­ngukuhan berlangsung pe­ngurus organisasi perantau Minang tersebut berlangsung di Gedung Nusantara IV DPR/MPR RI, Sabtu (11/4). Ketua DPP IKM yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, didampingi Sekjen Braditi Maulevey, menyambut langsung para tamu undangan serta pengurus yang hadir. Agenda ini menjadi momentum silaturahmi bagi sesama perantau Minang untuk mempererat persaudaraan.

Gubernur Sumatera Ba­rat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menilai keberadaan IKM menjadi kekuatan strategis yang dapat menjadi motor penggerak pembangunan dae­rah jika dikelola dalam semangat kebersamaan dan kepedulian. “Alhamdulillah, kita melihat semangat persatuan dan silaturahmi perantau Minang yang luar biasa. Ini adalah energi besar yang, jika kita rajut dengan baik, akan memberi kontribusi nyata bagi kemajuan Sumatera Barat dan Indonesia,” ujar Mah­yeldi.

Baca Juga  Mendagri Keluarkan 8 Intruksi, Tujuh Hari Rubah Anggaran

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumbar membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan seluruh elemen perantau, termasuk IKM, dalam men­dukung berbagai program pembangunan, baik di bidang ekonomi, pendi­dikan, maupun sosial kemasyarakatan.

Menurut Mahyeldi, sinergi antara ranah dan rantau merupakan kekuatan khas Minangkabau yang harus terus dipelihara. Ia berharap kepengurusan IKM yang baru dapat menjadi jembatan yang memperkuat konektivitas tersebut secara berkelanjutan. “Kita ingin hubungan an­tara kampung halaman dan perantau tidak hanya sebatas emosional, tetapi juga produktif dan berdampak. Dengan kolaborasi yang baik, insyaAllah kesejah­teraan masyarakat akan semakin meningkat,” tambahnya.

Pengukuhan DPP IKM periode 2025–2030 dilakukan oleh Ketua Umum DPP IKM, Andre Rosiade, yang dalam kesempatan tersebut menegaskan komitmen organisasi untuk mem­perkuat peran perantau dalam pembangunan nasional dan daerah.

Dalam sambutannya, Andre menyampaikan bah­wa IKM akan terus menjadi wadah pemersatu perantau Minang sekaligus platform kolaborasi yang inklusif dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan dunia usaha. Acara tersebut juga dihadiri se­jumlah tokoh nasional, di antaranya Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad; Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli; Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor; serta Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Yuliot Tanjung.

Baca Juga  M Yamin Kahar Menunggu Putusan Hakim, Yose Rizal: Jangan Coba-coba Ada yang Mengubungi Pihak Pengadilan

Selain itu juga hadir Kepala BP BUMN yang juga merupakan COO Danan­tara, Dony Oskaria, bersama para bupati dan wali kota se-Sumbar serta jajaran pengurus DPW, DPD, dan DPC IKM dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi penegas bahwa perantau Minangkabau memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional, sekaligus memper­kuat identitas dan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Minang. (fan)