AGAM/BUKITTINGGI

Musrenbang Sumbar 2027, Benni Warlis Dorong Percepatan Infrastruktur dan Pemulihan Pertanian di Agam

×

Musrenbang Sumbar 2027, Benni Warlis Dorong Percepatan Infrastruktur dan Pemulihan Pertanian di Agam

Sebarkan artikel ini
MUSRENBANG SUMBAR— Pemkab Agam mengajukan sejumlah usulan prioritas pembangunan untuk tahun 2027 kepada Pemprov Sumbar pada Musrenbang Sumbar Tahun 2027 yang digelar di Auditorium Gubernur Sumbar, Rabu (8/4).

AGAM, METRO–Bupati Agam, Benni Warlis, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Su­matera Barat tahun 2027 yang digelar di Auditorium Gubernur Sumbar, Rabu (8/4).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, serta dihadiri perwakilan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Wakil Gubernur Sumbar, kepala daerah se-Sumatera Barat, unsur Forkopimda, dan tokoh ma­sya­rakat.

Dalam forum tersebut, Benni Warlis menegaskan bahwa Musrenbang tingkat provinsi memiliki peran penting dalam menyelaraskan arah pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

“Forum ini sangat penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur dan sektor lainnya,” ujarnya.

Baca Juga  Wabup Agam Dampingi Wakil Panglima TNI dan Menteri ATR/BPN, Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Salareh Aia

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Agam mengajukan sejumlah usulan prioritas pembangunan untuk tahun 2027 kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Salah satunya adalah percepatan penanganan ruas jalan Ma­ng­gopoh–Padang Luar dan Palembayan–Matur yang menjadi kewenangan provinsi.

Menurut Benni, kondisi jalan tersebut kerap dikeluhkan masyarakat karena berdampak langsung terhadap mobilitas dan aktivitas eko­nomi.

“Ruas jalan ini sering dikeluhkan masyarakat. Kita berharap bisa segera mendapat penanganan,” katanya.

Selain infrastruktur jalan, Pemkab Agam juga mengu­sul­kan perbaikan jaringan irigasi dan lahan persawahan yang terdampak bencana. Termasuk di dalamnya dukungan sarana dan prasarana serta pelatihan bagi petani hortikultura.

Baca Juga  Tindaklanjut Instruksi Kapolda Sumbar, Satlantas Polres Agam Amankan Puluhan Kendaraan Berknalpot Brong

Ia menilai, sektor pertanian menjadi fokus penting dalam upaya pemulihan eko­nomi masyarakat pascabencana yang terjadi pada akhir tahun lalu.

“Tidak sedikit irigasi dan sawah masyarakat yang rusak akibat bencana akhir tahun lalu, sehingga perlu perhatian serius,” jelasnya.

Le­bih lanjut, Pemkab Agam juga mendorong percepatan rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) di sejumlah wilayah rawan bencana, seperti Kecamatan Tanjung Raya, Palembayan, Malalak, dan IV Koto.

Usulan-usulan tersebut diharapkan dapat diakomodasi dalam perencanaan pembangunan tingkat provinsi, guna memperkuat ketahanan infrastruktur sekaligus mening­katkan kesejahteraan ma­sya­rakat di Kabupaten Agam. (pry)