SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Pimpin Pembenahan Kawasan Agrowisata, Wali Kota Sawahlunto Tinjau Puncak Polan

×

Pimpin Pembenahan Kawasan Agrowisata, Wali Kota Sawahlunto Tinjau Puncak Polan

Sebarkan artikel ini
DIALOG—Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra berdialog dengan masyarakat di Puncak Polan yang sedang dibenahi infrastrukturnya untuk mendukung agrowisata dan sport tourism.

SAWAHLUNTO, METRO–Wali Kota Sawahlunto,  Riyanda Putra menunjukkan keseriusannya dalam memimpin pembenahan kawasan agrowisata Puncak Polan dengan langsung turun ke lokasi tersebut guna melakukan peninjauan dan berdiskusi dengan masyarakat setempat.

“Kemaren kami naik ke Puncak Polan bersama pak Wawa dan beberapa jajaran terkait, kami ingin lihat dan dengar langsung mengenai progres pembenahan infrastruktur di sana. Ter­khusus pemasa­ngan ulang plang nama “SAWAHLUNTO” serta menghidupkan kembali lampu yang menerangi dan mempercantik plang nama tersebut,” ungkap Wali Kota Riyanda.

Dikatakan Royanda, bahwa pemasangan plang nama itu bukan sekadar menambah estetika kawasan, namun juga bertujuan untuk mempermudah wisatawan menemukan Puncak Polan. Selain itu juga karena sebelumnya plang nama tersebut lampunya sudah menyala namun dalam beberapa tahun ini padam.

“Dengan pembenahan berbagai infrastruktur ini, Puncak Polan tidak hanya menjadi tempat yang menarik secara visual, tapi juga mudah ditemukan dan faktor keamanan serta kenyamanan pengunjung mulai kita tingkatkan juga,” kata Riyanda.

Baca Juga  Geopark Silokek Dorong Nilai Jual Sektor Pariwisata

Dia menyebut langkah ini adalah bagian dari stra­tegi jangka panjang Pemerintah Kota Sawahlunto untuk menjadikan Puncak Polan sebagai salah satu ikon wisata dan lokasi untuk menikmati pemandangan lanskap kota heritage dari atas bukit.

“Kami tidak hanya ingin meningkatkan jumlah wisatawan, tetapi juga memastikan Puncak Polan menjadi destinasi yang memberikan pengalaman yang berkesan. Infrastruktur yang baik adalah kunci utama,” katanya.

Tak hanya soal pemasangan plang nama, Wali Kota Riyanda juga menegaskan bahwa pengelolaan kawasan ini akan melibatkan kolaborasi erat dengan masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan ter­­sebut, Wali Kota mela­kukan koordinasi dengan pengelola homestay dan petani lokal yang mengelola lahan perkebunan di Puncak Polan. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengembangkan agrowisata yang akan mendatangkan manfaat langsung bagi masyarakat setempat, baik dalam ben­tuk lapangan pekerjaan maupun peningkatan kualitas hidup.

Sebagai destinasi agrowisata, Puncak Polan bisa menjadi kawasan yang menawarkan pengalaman wisata yang unik bagi pengunjung, mulai dari menikmati hasil pertanian lokal hingga berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam pengelolaan homestay yang ramah dan berkelanjutan.

Baca Juga  Jadi Kota  Layak Anak Diperkuat Regulasi di Kota Sawahlunto

“Agrowisata membe­rikan nilai lebih bagi wisa­tawan, sekaligus mendukung perekonomian masyarakat. Kami berharap ini dapat membuka peluang usaha baru bagi warga sekitar,” ujarnya.

Puncak Polan juga di­proyeksikan untuk ber­kem­bang pesat dalam sek­tor sport tourism. Potensi besar dalam olahraga luar ruangan seperti sepeda gunung, paralayang, dan trekking semakin diperkuat dengan pemandangan alam yang memukau. Pengembangan sport tourism ini diharapkan mampu menarik wisa­tawan, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk merasakan pengalaman petualangan yang mengesankan.

Pemko Sawahlunto ber­komitmen untuk me­nyediakan fasilitas yang mendukung olahraga ekstrem tersebut, sekaligus menjaga kelestarian alam yang menjadi daya tarik utama kawasan ini.

“Dengan mengembangkan sport tourism, Puncak Polan akan menjadi destinasi utama bagi para penggemar olahraga alam, serta memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian lo­kal,” jelasnya. (pin)