METRO SUMBAR

Berikan Pelayanan Berkualitas, Implementasikan Enam Program Smart City

×

Berikan Pelayanan Berkualitas, Implementasikan Enam Program Smart City

Sebarkan artikel ini
RAPAT PERSIAPAN— Rapat persiapan Evaluasi Implementasi Program Kota Cerdas (Smart City) Tahap I di ruang VIP Balai Kota, (20/6 )kemarin.

Padangpanjang Implementasi enam program Smart City dalam pengelolaan kota dalam berbagai sektor. Implementasi program tersebut ungkap Kadis Kominfo Kota Padangpanjang Ampera Salim, berpedoman pada master plan Smart City Peraturan Walikota Nomor 37 Tahun 2019.

Lebih lanjut Ampera Salim mengatakan dalam rapat persiapan Evaluasi Implementasi Program Kota Cerdas (Smart City) Tahap I di ruang VIP  Balai Kota, kemarin.  Pemanfaatan Master Plan Smart City Padangpanjang sebagai  pengelolaan kota dalam memanfaatkan berbagai sumber daya secara efektif dan efisien untuk me­nyelesaikan berbagai persoalan dengan menggu­nakan solusi inovatif, terintegrasi dan berkelanjutan untuk menyediakan infrastruktur dan memberikan layanan-layanan yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat

Untuk infrastruktur pen­dukung smart city, Ampera mengungkapkan ada tiga komponen pendukung yaitu Infrastruktur fisik yang meliputi Command Center, Studio Kominfo Corner, Trotoar Ramah Disabilitas dan Taman Ramah Anak. Lalu infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang meliputi Internet Terintegrasi, CCTV, Videotron, Radio Komunikasi, Anjungan Duk­capil Mandiri.

Baca Juga  Masalah Perempuan dan Anak sangat Kompleks, Butuh Dukungan dan Kolaboratif Seluruh Pemangku Kepentingan

“Lalu, infrastruktur sosial yang mencakup Internet Masjid, Smart Surau, konten pendidikan gratis bekerja sama dengan Ruang Guru, serta RSUD dan Puskesmas yang sudah melakukan pelayanan dengan menggunakan sistem informasi pelayanan,” paparnya.

Namun demikian, tambah Ampera, masih ada kendala atau kebutuhan lainnya yang dihadapi berkaitan dengan pelaksanaan pembangunan smart city. Salah satunya sangat terbatasnya anggaran yang tersedia sehingga menghambat kebijakan dan stra­tegi untuk mendorong percepatan pembangunan smart city di Pa­dang Panjang.

“Adapun kendala lain yang kita hadapi yaitu ku­rangnya sumber daya ma­nusia. Belum optimalnya komitmen bersama. Serta terjadinya perubahan re­gulasi dari Pemerintah Pusat yang menyebabkan beber­apa sstem informasi yang digunakan menjadi tidak digunakan lagi,” ka­tanya.

Baca Juga  KPU Tabuh Genderang Tahapan Pilkada 2020

Rapat tersebut juga diikuti Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota, Dr. Winarno, Asisten II, Ewasoska, SH dan para kepala OPD,  berharap program inovasi smart city berjalan di tiap-tiap OPD.

“Kalau ada kendala, silakan dilaporkan dan di­sampaikan apa rencana tindak lanjut ke depan. Sehingga Implementasi smart city dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Verifikasi Lembaran Evaluasi Implementasi Pro­gram Kota Cerdas Tahap I Kota Padangpanjang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui laman website https://smartcity.­layanan­.go.id/. Kegiatan ini merupakan salah satu konsep pengembangan kota/kabupaten berdasarkan prinsip teknologi informasi yang dibuat untuk kepentingan bersama secara efektif dan efisien. (rmd)