METRO SUMBAR

Bersama Forkopimda Pessel, Bupati Pesisir Selatan Lihat Progres Revitalisasi Pasar Inpres Painan

×

Bersama Forkopimda Pessel, Bupati Pesisir Selatan Lihat Progres Revitalisasi Pasar Inpres Painan

Sebarkan artikel ini

PESSEL METRO–Di selah – selah kegiatan monitoring ketersedian bahan pangan beras di Pasar Inpres Painan, kemarin Selasa (5/3/2024). Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar bersama Forkopimda menyempatkan melihat progres pembangunan Pasar Inpres Painan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan.

Kedatangan Bupati Pesisir Selatan dan Forkopimda Pesisir Selatan disambut beberapa orang pengawasan proyek lapangan. Pantuan Posmetro dilokasi, Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar juga berbincang – bincang dengan salah seroang pengawasan.

Usai berbincang – bincang rombongan berkeliling – keliling di lokasi proyek pembangunan Pasar Inpres Painan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan. Melihat, progres pembangunan yang sedang berjalan.

Revitalisasi pasar di Ibukota Kabupaten Pesisir Selatan itu direncanakan menelan biaya sebesar 53.333.000.000,00,- rupiah, yang bersumber dari APBN/Tahun 2023-2024. Dari. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia.

Pekerjaan pembangunan Pasar Painan dilakukan Kontraktor Pelaksana PT Putra Jaya Andalan, dengan alamat Jalan Imogiri Timur KM 10 Wonokromo I, Pleret, Bantul, Yogyakarta, dengan nilai kontrak Rp 53.333.000.000.

Kalau dilihat dari pagu dana di LPSE Kementerian PUPR RI, pagu anggaran pengerjaan sebesar Rp 63.983.230.000.Info pengerjaan gedung lain yang tertulis di plang proyek adalah, Nomor Kontrak: 07/HK.02.01/PS-II/PPP-SB/2023.

Baca Juga  Polres Pessel Gelar Patroli Berskala Besar

Masa Pelaksanaan 305 Hari Kalender, dan Masa Pemeliharaan 180 Hari Kalender.

Pembangunan Pasar Painan, diawasi Konsultan Manajemen Kontruksi (MK) PT Manggala Karya Bangun Sarana (KSO), beralamat Wonokrisan Regensi Blok C – 11, Gondang Rejo, Karang Anyar, Provinsi Jawa Tengah.

Dengan nilai pagu anggaran pengawasan sebesar Rp 1.795.600.000. Dalam pengawasan, juga ikut didampingi PT Andalas Raya Consulindo KSO, dan PT Wandra Cipta Engineering.

Sedangkan Konsultan Perencana Pembangunan Pasar Painan ini adalah PT CV Green Rise Consultants.

Sebelumnya, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Propinsi Sumatera Barat, Kusworo Darpito, ST., MDM mengatakan, pembangunan Pasar Painan dilakukan untuk mengembalikan fungsi pasar sebagai prasarana perdagangan dan perekonomian rakyat sehingga menjadi bangunan yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan menjadi salah satu ikon Kabupaten Pesisir Selatan.

Bangunan Pasar Painan yang sedang dibangun ini terdiri dari 3 (tiga) lantai, yaitu lantai dasar untuk los dan kios, lantai satu dan dua untuk kios, serta lantai atap, dengan total luas bangunan keseluruhan sebesar 8.077 meter persegi. Pasar Painan direncanakan dapat menampung 533 pedagang.

Baca Juga  ISI Gelar Festival Tari Bertaraf Internasional

Bangunan Pasar Painan juga direncanakan untuk mengimplementasikan prinsip-prinsip Perencanaan Bangunan Gedung Hijau (BGH), Pasar Painan kemudian masuk ke dalam usulan pasar yang dibangun oleh Kementerian PUPR berdasarkan Keputusan Menteri PUPR Nomor: 1122/KPTS/M/2022 tentang Penetapan Lokasi Pembangunan, Rehabilitasi, atau Renovasi Pasar Rakyat, Prasarana Perguruan Tinggi, serta Penetapan Daftar Rincian Detail Nama dan
Alamat Sekolah dan Madrasah Negeri Tahun Anggaran 2022-2023.

Bupati Rusma Yul Anwar saat peletakan batu pertama beberapa bulan yang lalu mengatakan, program revitalisasi pasar di Painan ini telah ditunggu sejak lama, dan kini sudah datang. Diharapkan program revitalisasi pasar ini dapat terlaksana dengan baik, tanpa hambatan sama sekali. Sebab, untuk mendapatkan program revitalisasi pasar ini tidak terlepas sinergitas yang baik antara Pemerintah Daerah c/q Kepala Dinas Pasar dan Transmigrasi Kabupaten Pesisir Selatan, Kementerian dan Komisi V DPR-RI.

“Keberadaan pasar di Painan ini cukup strategis karena berada di pusat kota, sangat sinergis untuk melayani pariwisata kedepan. Argumentasi ini juga, yang kita sampaikan dalam usulan kepada pemerintah – kementerian untuk mengembangkan pasar ini,”ucapnya. ( Rio)