METRO BISNIS

Fraksi Golkar Sarankan Sewa Pakaian Adat di Museum Dikenakan Retribusi

×

Fraksi Golkar Sarankan Sewa Pakaian Adat di Museum Dikenakan Retribusi

Sebarkan artikel ini
MAHYELDI

 

PADANG, METRO–Dalam upaya peningkatan pendapatan daerah, pemerintah Sumatera Barat bersama DPRD terus membidik potensi-potensi daerah yang selama ini belum tergarap maksimal sehingga bisa dimanfaatkan menjadi salah satu sumber pendapatan daerah.

Pemerintah Sumbar juga telah mengusulkan ke DPRD tentang Ranperda Pajak daerah dan retribusi daerah sebagai regulasi dalam upaya peningkatan pendapatan tersebut.

Ranperda tersebut saat ini juga telah mendapat masukan dan saran melalui pandangan Fraksi Fraksi di DPRD melalui Rapat paripurna beberapa waktu lalu.

Banyak pendapat dan saran yang disampaikan anggota DPRD melalui pan­dangan masing-masing Fraksi untuk menyempurnaan Ranperda tersebut.

Baca Juga  UKK Siswa SMK, Wagub: Pastikan Lulusan Miliki Skill Siap Pakai

Seperti pendapat dan saran dari Fraksi Golkar. Fraksi ini melirik penye­waan pakaian adat yang sering digunakan untuk berfoto bagi pengunjung museum bisa dijadikan sebagai salah satu sumber pendapatan daerah.

Karena itu, Fraksi Gol­kar menyarankan regulasi penyewaan pakaian adat di museum agar dimasukkan dan diatur dalam Ranperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang sedang dalam pembahasan.

Dalam tanggapannya, Gubernur Sumbar , Mah­yeldi menyatakan sepen­dapat atas saran dan pandangan dari Fraksi Golkar tersebut. Menurutnya, pemanfaatan aset daerah perlu dilakukan untuk meningkatkan penerimaan retri­busi daerah.

”Kita sependapat dengan Fraksi Golkar  yang menyarankan penyewaan pakaian adat yang digu­nakan untuk berfoto bagi pengunjung museum di jadikan sebagai salah satu objek retribusi pemanfaatan aset daerah,” kata Gubernur.

Baca Juga  Pertama di Indonesia, Event Lari Electric Run 2024 Bebas Emisi dengan Listrik dari Genset Hidrogen

Dia juga sependapat agar dalam Ranperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah juga diatur mengenai penyewaan pakaian adat yang digunakan untuk berfoto bagi pengunjung museum.

Menurut Gubernur Selain penyewaan pakaian  adat di museum, gubernur juga setuju agar dilakukan evaluasi terhadap aset daerah lainnya yang memerlukan renovasi maupun terhadap kelengkapan sarana dan prasarana, sehingga Pemda dapat meningkatkan penerimaan yang bersumber dari pe­nyewaan gedung atau aset lainnya yang dimanfaatkan masyarakat. (hsb)