METRO BISNIS

Perbas Sumbar Gelar Festival Tari Tortor dan Trio Lagu Batak

×

Perbas Sumbar Gelar Festival Tari Tortor dan Trio Lagu Batak

Sebarkan artikel ini
Kadis Kebudayan Sumbar Gemala Ranti memukul gong pertanda dimulainya festival tari Tor-tor dan lagu Trio Batak di Hotel Axana Padang, Minggu (24/10).

PADANG, METRO–Dinas Kebudayan  Pro­vinsi Sumbar bekerja sama dengan Perkumpulan Ba­tak di Sumbar (Perbas) menyelenggarakan festival lomba tari Tortor dan penyanyi Trio Batak kegiatan ini untuk mewujudkan pelestarian nilai budaya Batak di rantau. Festival ini juga dihadiri tokoh ma­syarakat Kota Padang Fau­zi Bahari.

Lomba tersebut sekaligus memotivasi para warga Batak yang ada di Sumbar dan para generasi mu­da berkreasi melalui irama gerak tubuh yang diiringi alunan musik gondang,”  kata Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Gemala Ranti, Sabtu (23/10)).

“Perkembangan zaman globalisasi perlu dibente­ngi dengan norma-norma budaya, untuk pencerahan secara berkelanjutan, da­lam rangka melestarikan budaya,” kata Gemala.

Menurut dia, kegiatan lomba yang diikuti oleh sembilan belas kabupaten dan Kota di Sumbar ini diharapkan dapat mem­bang­­kitkan semangat para warga Batak yang ada di Sumbar ini untuk menggapai prestasi dengan menjunjung tinggi nilai budaya sebagai perekat persaudaraan dan kebersamaan.

Baca Juga  52 Pedagang Dipindahkan ke Lapau Panjang

“Dengan penyelenggaraan festival tersebut, diharapkan dapat mengge­rakkan spirit untuk me­ningkatkan seni budaya Batak di Sumabr,” kata .Gemala.

Sementara itu Ketua Pelaksana, Togi Paruhung Tobing dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini diikuti  sebelas peserta tari Tor-tor dan sembilan peserta dari penyanyi Trio dari sembilan belas kabupaten dan kota yang ada di Sumbar. “Kesembilan Kabupaten dan Kota tersebut, namun yang  ada persatuan Perbas- nya sembilan kabupaten dan kota , “ ujar Togi.

Togi menambahkan, kriteria penilaian dewan juri pada festival Tortor tersebut meliputi dasar/pakem tari, koreografi bentuk pola tortor, “wirama” keserasian gerakan dan irama musik, “wiraga” olah gerak tubuh, “wirasa” kema­mpuan berekspresi dalam etika adat daerah serta penampilan keserasian bersama antara penguasaan pentas dengan kostum.

Baca Juga  PLN UIW Sumbar Berkurban 19 Sapi dan 6 Kambing untuk Warga Sekitar

Kegiatan dimaksud, lan­jutnya, juga merupakan salah satu wadah pengembangan dan pelestarian karya seni budaya berbasis kearifan budaya lokal dalam rangka memotivasi para generasi muda Batak untuk berkreasi dan berekspresi melalui olah gerak tubuh serta sentuhan alunan musik gondang se­hingga menimbulkan rasa mencintai dan rasa memi­liki budayanya sendiri.

Togi meminta, agar pa­ra peserta lomba dapat menjadikan moment tersebut pengalaman serta pem­belajaran berharga untuk menggapai prestasi sebagai generasi muda tunas bangsa, melalui per­tan­dingan dan kompetisi yang sehat.

“Kegiatan tersebut hen­daknya dijadikan sebagai agenda berkelanjutan da­lam mengemban misi so­sial dan budaya,” ujar Togi.

Hadir di kesempatan tersebut mantan Walikota Padang dua periode Fauzi Bahar Dt Nan Sati dan para pengurus PERBAS Sumbar dan pengurus Perbas kabupaten dan kota. (boy)