METRO SUMBAR

Arah Pembangunan Sumbar 2027 Fokus pada Transformasi Ekonomi Berbasis Investasi

×

Arah Pembangunan Sumbar 2027 Fokus pada Transformasi Ekonomi Berbasis Investasi

Sebarkan artikel ini
PEMBUKAAN MUSRENBANG—Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah usai berikan kata sambutan pada pembukaan Musrenbang RKPD Provinsi Sumbar Tahun 2027 di Auditorium Gubernuran, Rabu (8/4).

PADANG, METRO–Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menegaskan a­rah pembangunan tahun 2027 difokuskan pada percepatan transformasi ekonomi berbasis investasi.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumbar, Mah­yeldi Ansharullah, dalam Musrenbang RKPD Provinsi Sumbar Tahun 2027 di Auditorium Gubernuran, Rabu (8/4).

“Dengan semangat Se­rempak Bergerak, kita i­ngin memastikan pemba­ngunan tidak hanya tumbuh, tetapi memberi dampak nyata bagi masya­rakat. Itu yang akan kita wujudkan pada tahun 2027 melalui transformasi eko­nomi berbasis investasi,” ujar Mahyeldi.

Gubernur menegaskan, pendekatan pemba­ngunan ke depan tidak lagi bersifat administratif, melainkan kolaboratif, adaptif, dan berbasis kebutuhan riil di lapangan.

Baca Juga  Pemilihan CuCa Tahun 2024, Pemenang dapat Menjadi Duta Wisata

Menurutnya, strategi pembangunan Sumbar akan bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu hilirisasi agroindustri, penguatan pariwisata dan ekonomi hijau, serta digitalisasi UMKM, dengan mitigasi bencana sebagai fondasi utama. “Kita ingin membangun ekonomi yang kuat, inklusif, dan tahan terhadap risiko,” tegas­nya.

Mahyeldi menambahkan, tahun 2027 menjadi momentum penting sebagai titik balik pertumbuhan investasi di Sumbar. “Kunci keberhasilan kita adalah kolaborasi. Saatnya kita bergerak bersama untuk menghadirkan pembangunan yang berdam­pak bagi daerah dan ma­syarakat,” pungkasnya.

Hal itu dipertegas oleh Deputi Bidang Pemba­ngu­nan Kewilayahan Badan Perencanaan Pembangu­nan Nasional (Bappenas), Medrilzam yang me­nyarankan Pemprov Sumbar untuk mulai mengoptimalkan diversifikasi sumber-sumber ekonomi baru agar tidak bergantung pada aspek tertentu saja. “Kita perlu melakukan diversifikasi (sumber ekonomi) yang lebih luas,” katanya

Baca Juga  20 Ribu Sehari Angkutan Barang Melintasi Sumbar, ODOL Rusak Jalan, Tegakkan Hukum melalui 4P

Medrilzam melihat selama ini Provinsi Sumbar masih terfokus pada aspek pertanian dan perkebunan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, Bappenas menyarankan agar daerah ter­sebut mulai berani mencari sumber lain agar tidak bergantung pada pertanian dan perkebunan saja.

Menurutnya, Sumbar tidak boleh hanya memproduksi bahan-bahan mentah tetapi harus mulai menciptakan produk turunan. Selain mendukung hilirisasi yang digencarkan pemerintah pusat, langkah ini juga mendorong kemandirian daerah. (fan)