METRO PESISIR

Anggota DPR-RI Bersuara, Ribuan PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan

×

Anggota DPR-RI Bersuara, Ribuan PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan

Sebarkan artikel ini
SOSIALISASI— Anggota Komisi IX DPR-RI, Ade Rezki Pratama, saat melakukan zoom dengan peserta sosialisasi menindaklanjuti dinonaktifkan ribuan peserta BPJS Kesehatan.

PAYAKUMBUH, METRO– Anggota Komisi IX D­PR-RI, Ade Rezki Pratama, menyebut bahwa Pemerintah tengah melakukan pembenahan data terhadap Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan, sehingga kedepan yang menerima bantuan iuran BPJS Kesehatan memang benar-benar yang berhak.

Ade Rezki Pratama ber­harap proses pembenahan data tersebut bisa segera selesai, dan masyarakat yang semula PBI bisa kembali memanfaatkan/berobat ke ber­bagai Fasilitas Kesehatan yang ada.

“Sebelumnya ramai dibicarakan, masyarakat yang semula dibayarkan atau Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan, tiba-tiba dicabut, Alhamdulillah PBI akan di­perpanjang, saat ini Pemerintah tengah melakukan pembenahan data, saat ini sedang dilakukan proses untuk memastikan mereka atau calon yang menerima bantuan (PBI) adalah mereka yang berhak,” ucap Ade Rezki dihadapan ratusan ma­sya­rakat dari berbagai tempat di Kota Payakumbuh yang menghadiri Sosia­lisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang digelar Minggu (19/4) di Aula Balai Inseminasi Buatan (BIB) Provinsi Sumatera Barat di Kelurahan Ibuah Kecamatan Pa­yakumbuh Barat.

Baca Juga  Minimisir Kebocoran, Bank Nagari Dorong Transformasi Ekonomi Berbasis Digital

Ade juga menambahkan, Jaminan Kesehatan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat, sehingga ia meminta ma­syarakat untuk tetap bersabar saat pemerintahan melakukan pembenahan data. “JKN merupakan kebutuhan dasar, jangan khawatir, mudahan pro­ses ini (pembenahan data) akan berlangsung cepat, dan masyarakat yang me­mang layak menerima PBI yang sebelumnya dinonaktifkan, bisa kembali aktif,” tutup Politisi Partai Gerindra itu secara Virtual atau zoom.

Selian dihadiri ratusan masyarakat dari berbagai tempat, Sosialisasi Program JKN itu juga dihadiri Kapolsekta Payakumbuh, Danramil 01/Payakumbuh, anggota DPRD dan tokoh masyarakat.

Baca Juga  Sambut MTQ, Pemkab Anggarkan Dana untuk Akses Jalan  

Sementara Kepala BP­JS Kesehatan Kota Payakumbuh, Defiyanna Sa­yodase mengatakan bahwa diantara peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibayarkan Pemerintah, Non PBI diantaranya Pekerja Penerima Upah, A­SN, TNI, Polri dan lainnya serta Peserta mandiri. “Peserta JKN diantaranya mereka penerima bantuan iuran yang dibayarkan Pemerintah (PBI), Non PBI serta peserta mandiri,” ucapnya.

Defiyanna mem­be­nar­­­kan adanya PBI BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan, termasuk di Kota Payakumbuh.

“Saat ini dilakukan kem­bali pendataan oleh Kemensos, agar PBI tepat sasaran, saat ini masih berlangsung. Di Kota Payakumbuh terdapat 2200 yang dinonaktifkan kepesertaannya sebagai PBI BPJS Kesehatan yang dibayarkan Pemerintah,” ungkapnya. (uus)