SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Upaya Menambah Uang Saku, Siswi SMKN 2 Bisnis Emping Melinjo

×

Upaya Menambah Uang Saku, Siswi SMKN 2 Bisnis Emping Melinjo

Sebarkan artikel ini

SAWAHLUNTO,METRO
Puja Oktavia seorang siswi SMKN 2 Sawahlunto menghabiskan waktu senggangnya dengan berbisnis kerupuk emping melinjo. Hal ini dilakukannya untuk menambah uang saku dan membantu usaha orang tuanya.  Tergerak sulitnya perekonomian masa pandemi Covid -19, Puja berinisiatif untuk menggeluti usaha kerupuk emping melinjo. “ Ya saat ini saya yang menjadi motor penggerak bisnis ini dan saya berikan brand “Puja Melinjo,” ujar Puja Oktavia.

Semula usaha ini merupakan bisnis turun temurun yang diwariskan keluarganya, sejak SD dan SMP sepulang sekolah dia selalu membantu orang tuanya serta neneknya. Setelah neneknya meninggal dan mamanya sudah tak kuat lagi memproduksi akhirnya dia berjibaku meneruskan bisnis keluarganya.

Baca Juga  Tradisi Olek Balai di Nagari Pulasan Tanjung Gadang, Menyembelih Kerbau, Setelah Dipatut Sesuai Adat

Dan sekarang dengan skill yang telah dimilikinya dia berkerja keras untuk meningkatkan bisnis tersebut agar bisa bertahan. Dengan memberikan label merek pada kerupuk emping melinjonya dia berharap akan meningkatkan pendapatannya.

Dengan sistem  konvensional Puja mengaku cuma bisa menghasilkan 1 kg per harinya,  sedangkan pemesan sudah banyak yang antri. “ Sebab saya sekarang menggunakan ITE untuk mempromosikan bisnis kerupuk emping melinjo ini melalui medsos dan online,  dan lumayan banyak peminatnya,” tutur Puja.

“Sebenarnya saya berharap ada mesin produksi emping melinjo untuk membantu percepatan dalam menghasilkan  emping melinjo perharinya. Sudah saya telusuri tentang situs pembuat mesin ini.  Proposal sudah saya buat semoga ada jalan keluarnya,” harap Puja, gadis 19 tahun ini.

Baca Juga  Terus Berkembang dan Tetap Eksis, SHU KPRI Tunas Jaya Naik 12 Persen

Meskipun Puja mengaku, ditawari keluarga untuk bekerja di pabrik luar kota,  tapi dia lebih tertarik untuk membesarkan bisnis keluarganya. Bukan dia tidak mau menjadi anak buah orang, akan tetapi lebih baik berusaha sendiri.

“Saya ingin bisnis emping melinjo ini besar  dan akan dipasarkan dari rumah melalui online. Dari rumah berbisnis dan berwiraswasta, untuk melanjutkan pendidikan pun keinginan saya juga bisa melalui online,  sehingga fokus bisnis, keluarga dan pendidikan dapat sejalan. Semoga para pencinta emping melinjo menyukainya, sebab rasa dari kerupuk ini gurih dan dimulut terasa renyah,” katanya.  (cr2)