PASAMAN, METRO— Pemerintah Kabupaten Pasaman menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10), di halaman Kantor Bupati Pasaman. Upacara dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Hendi Arifin, S.H., M.H., selaku pembina upacara. Kegiatan tersebut diikuti Sekda, Asisten Staff Ahli,seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimda Kabupaten Pasaman, mahasiswa serta pelajar. Peringatan ini menjadi momentum untuk kembali memperkuat komitmen terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan pemersatu bangsa.
Bupati Pasaman Welly Suhery, S.T., tidak dapat hadir secara langsung karena tengah menjalankan agenda kedinasan yang tidak dapat diwakilkan di Jakarta. Sementara itu, Wakil Bupati Pasaman H. Parulian berada di Padang untuk menghadiri rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat. Meski tidak hadir langsung, Bupati tetap menyampaikan pesan kepada peserta upacara melalui videotron yang ditayangkan di lokasi kegiatan. Dalam pesannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat Pasaman menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. “Peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bupati Welly Suhery dalam pesan yang ditayangkan melalui videotron.
Menurutnya, semangat Pancasila harus terus hidup di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda sebagai penerus pembangunan daerah dan bangsa. “Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi dalam membangun Pasaman yang lebih maju, harmonis dan sejahtera,” pungkasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersamaan serta membangun daerah melalui semangat gotong royong dan kolaborasi.
Dijelaskan Welly Suhery, pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini turut menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dunia pendidikan dan masyarakat. “Kehadiran mahasiswa dan pelajar dalam upacara tersebut menjadi bagian penting dalam menanamkan pemahaman tentang sejarah serta nilai-nilai luhur Pancasila sejak generasi muda,”ucap Welly Suhery.
Melalui momentum tersebut, sebut Welly Suhery, peserta diajak untuk tidak hanya memahami Pancasila sebagai dasar negara, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sosial. “Semangat persatuan, gotong royong, toleransi dan tanggung jawab menjadi nilai yang relevan untuk terus dijaga di tengah perkembangan zaman,” ingat Welly Suhery.
Rangkaian upacara berlangsung khidmat hingga seluruh prosesi peringatan selesai dilaksanakan. Suasana kemudian berlanjut pada agenda khusus yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Pemerintah Kabupaten Pasaman. Pada kesempatan tersebut dilakukan pelepasan sekaligus pengesahan logo Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pasaman ke-81. Peluncuran logo tersebut menandai dimulainya rangkaian menuju peringatan hari jadi Kabupaten Pasaman ke-81. Pemerintah Kabupaten Pasaman terus mendorong semangat kolaborasi antara pemerintah, Forkopimda, dunia pendidikan, generasi muda dan masyarakat. “Dengan menjadikan nilai Pancasila sebagai landasan, semangat membangun daerah diharapkan semakin kuat dan mampu menjawab tantangan ke depan,” jelasnya. (ped/rel)






